[HOAKS atau FAKTA]: Impor 1,8 Juta Ton Susu Vietnam untuk Program Makan Bergizi
Peternak susu sapi perah menggelar aksi mandi susu di Tugu Susu Murni Boyolali, Sabtu (9/11). (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Beredar informasi pemerintah akan mengimpor 1,8 juta susu dari Vietnam. Disebutkan alasan mengimpor ini untuk memenuhi program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Informasi ini diunggah akun Facebook “Peternak Inovatif”. Akun itu juga menduga ada permainan bisnis dalam kebijakan ini, dengan menulis narasi sebagai berikut:
FAKTA
Hasil penelusuran TurnBackHoax, informasi tersebut adalah hoaks. Kementerian Pertanian telah membantah tidak ada rencana impor 1,8 juta ton susu untuk menjalankan “Program Makan Bergizi”.
“Kebijakan yang diinisiasi oleh Kementan adalah mengundang investor asal Vietnam untuk membangun industri sapi perah di Indonesia dengan tujuan meningkatkan produksi susu nasional, bukan untuk mengimpor produk susu,” kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Moch Arief Cahyono.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA] : WHO Akui Mpox Sebagai Efek Samping Vaksin COVID-19
KESIMPULAN
Faktanya, kebijakan yang diambil adalah mengundang investor Vietnam untuk membangun industri sapi perah di Indonesia. Unggahan berisi narasi “pemerintah mengimpor 1,8 juta ton susu dari Vietnam untuk ‘Program Makan Bergizi’” merupakan konten hoaks yang menyesatkan. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Politikus Daerah Kritik Ketimpangan Gaji dan Pengangkatan Pegawai Dapur MBG dan Guru Honorer
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
BPOM Tinjau SPPG Polri, Standar Keamanan Pangan Dinilai Unggul