[HOAKS atau FAKTA]: Hepatitis Akut Pada Anak Akibat Ibu Menyusui Divaksin COVID-19

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 23 Mei 2022
[HOAKS atau FAKTA]: Hepatitis Akut Pada Anak Akibat Ibu Menyusui Divaksin COVID-19

Tangkapan layar hoaks.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengklaim vaksin COVID-19 pada ibu menyebabkan hepatitis akut pada anak.

Pria tersebut mengklaim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) tidak memperhitungkan variabel yang mungkin terjadi pada anak usia 2 tahun yang meninggal diduga karena terjangkit hepatitis akut, hal ini disebabkan karena meminum ASI dari ibu yang telah divaksinasi COVID-19.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Mantan Menkes Terawan Promosikan Obat Diabetes


FAKTA

Faktanya, melalui Konferensi Pers Perkembangan Kasus Hepatitis Akut di Indonesia pada 5 Mei 2022, Lead scientist untuk Kasus Hepatitis Akut di Indonesia, Prof. dr. Hanifah Oswari mengatakan bahwa kasus ini tidak ada hubungannya dengan vaksin COVID-19.

Sebelumnya, diketahui pada ketiga kasus hepatitis akut yang ditemukan, seorang anak yang berusia 2 tahun sudah mendapatkan vaksinasi hepatitis, kemudian untuk anak yang berusia 8 tahun sudah memperoleh vaksinasi COVID-19 satu kali, serta vaksin hepatitis lengkap.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Cek Gula Darah Keliling Gratis Sebarkan Virus HIV/AIDS

Sementara anak yang berusia 11 tahun telah mendapat vaksinasi COVID-19 dan hepatitis lengkap. Namun tidak ada bukti yang menguatkan bahwa kasus hepatitis yang mereka alami disebabkan oleh vaksin COVID-19 atau vaksin lain.

Lebih lanjut, dilansir dari idntimes.com, Juru Bicara Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, klaim vaksin COVID-19 dapat diturunkan melalui ASI juga salah. Vaksin COVID-19 juga tidak terbukti mempengaruhi kandungan ASI.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: PPKM di Seluruh Indonesia Resmi Dihentikan

KESIMPULAN

Informasi tersebut dipastikan hoaks. Pasalnya, Lead scientist untuk Kasus Hepatitis Akut di Indonesia, Prof. dr. Hanifah Oswari mengatakan bahwa kasus ini tidak ada hubungannya dengan vaksin COVID-19. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: PBB Resmi Menangkan Rusia dalam Perang Lawan Ukraina

##HOAKS/FAKTA #Mafindo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan