[HOAKS atau FAKTA]: Daftar Ikut Vaksin Nusantara Bisa Lewat WhatsApp

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 25 September 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Daftar Ikut Vaksin Nusantara Bisa Lewat WhatsApp

Tangkapan layar soal hoaks daftar ikut Vaksin Nusantara bisa lewat WhatsApp. (Foto: MP/Turnbachoaks.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar di Facebook informasi tentang pendaftaran Vaksin Nusantara dengan cara mengirimkan data diri orang yang akan divaksin dan menggirimkannya ke nomor WA +62 811 372 683 atas nama Prof Nidom.

Arsip: https://sg.docworkspace.com/d/sIDyohNNmm_uGigY

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Yg minat gunakan Vaksin NUSANTARA silahkan dftar ke prof Nidom,CA melalui nomor WA nya di : +62 811 372 683 dg mengerimlkan data diri sebagai berikut ;

Nama lengkap : …..

Umur : ……

Jenis kelamin : ……

Kota/Provini domisili :…..

Tlp :…..

Kirim ke WA Prof Nidom

+62 811 372 683

Utk pemetaan nantinya layanan di kota/Provinsi masing2

Tidak dipungut biaya alias GRATIS…

Semoga Desember 2021 sudah bisa dilaksanakan secara masal di seuruh Puskesmas Indonesia, aamiin.”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kapolsek di Tasikmalaya Lelang Motor dan Mobil Murah

FAKTA:

Setelah tim Mafindo ditelusuri menggunakan kata kunci “pendaftaran vaksin nusantara” ditemukan beberapa artikel, salah satunya artikel milik Liputan6.com berjudul “Cek Fakta: Tidak Benar Informasi Pendaftaran Penerima Vaksin Nusantara” 15 September 2021.

Dalam artikel tersebut dr Terawan Agus Putranto sebagai mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang menggagas Vaksin Nusantara mengatakan, informasi pendaftaran tersebut tidak benar dan belum dilakukan pembukaan program penyuntikan.

“Saya belum membuka pendaftaran,” kata Terawan.

Tangkapan layar soal hoaks daftar ikut Vaksin Nusantara bisa lewat WhatsApp. (Foto: MP/Turnbachoaks.id)
Tangkapan layar soal hoaks daftar ikut Vaksin Nusantara bisa lewat WhatsApp. (Foto: MP/Turnbachoaks.id)

Hoaks mengenai pendaftaran Vaksin Nusantara juga beredar dengan mencatut nama RSPAD dan informasi hoaks tersebut sudah diklarifikasi oleh Kolonel Jonny.

Dengan demikian, informasi terkait pendaftaran Vaksin Nusantara adalah hoaks. Hal tersebut sudah ditegaskan oleh dr Terawan penggagas Vaksin Nusantara sehingga masuk dalam kategori konten palsu.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Warga Yang Belum Vaksin Mulai Dihubungi Via Telepon

KESIMPULAN:

Infomasi tersebut adalah hoaks dan sudah dibantah oleh dr Terawan selaku penggagas Vaksin Nusantara. (Knu)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Jaksa Agung Lulusan Undip dan UI

##HOAKS/FAKTA #Vaksinasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Bagikan