[HOAKS atau FAKTA]: Anies Baswedan Setuju Berduet dengan Ganjar pada Pilpres 2024

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 29 Agustus 2023
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Baswedan Setuju Berduet dengan Ganjar pada Pilpres 2024

Tangkap layar konten hoaks. (Foto: Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Beredar sebuah unggahan berisi gambar tangkapan layar dari sebuah artikel yang berisi sebuah klaim bahwa Anies Baswedan setuju berduet dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres tahun 2024.

Sejak diunggah pada 24 Agustus 2023 lalu, unggahan ini berhasil menarik banyak perhatian dari pengguna media sosial. Apakah benar Anies akan berduet dengan Ganjar pada Pilpres 2024 mendatang?

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ganjar Pranowo Ternyata Keturunan Belanda

FAKTA

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ditemukan kekeliruan mengenai unggahan tentang bergabungnya Anies dan Ganjar pada perhelatan Pemilihan Presiden dan Calon Presiden Tahun 2024.

Seperti yang terlihat pada unggahannya, akun Facebook ini mengambil hasil tangkapan layar yang berasal dari artikel milik Jakarta.tribunnews.com. Pada artikel aslinya yang berjudul, “Pihak Anies Baswedan Setuju Berduet dengan Ganjar di Pilpres 2024, Nasdem Ungkap Ide Surya Paloh?”, disebutkan bahwa memang pernah terdapat pembicaraan persoalan menggabungkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo pada Pilpres tahun 2024.

Namun perlu diketahui, bahwa hal tersebut merupakan ide yang pertama kali datang dari Pemimpin Partai Nasdem, Surya Paloh, pada saat belum diumumkannya calon presiden dari masing-masing koalisi partai yang ada di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPP Nasdem, Ahmad Ali kepada Tribun pada 23 Agustus 2023 lalu.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Tawarkan Gibran Jadi Cawapres Anies

“Wacana itu dulu pernah disampaikan oleh Pak Surya ketika Partai NasDem dan koalisinya belum mengumumkan Anies Baswedan sebagai calon presiden,” kata Ali

Namun seiring berjalannya waktu, Partai Nasdem kini memilih jalan politiknya sendiri, dengan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan PKS pada pertarungan pemilu 2024 mendatang.

Ahmad Ali pun dengan tegas menyatakan bahwa wacana menggabungkan Anies Baswedan dengan Ganjar Pranowo merupakan ide yang tidak relevan lagi pada hari ini.

KESIMPULAN

Jadi dapat disimpulkan bahwa narasi yang mengklaim bahwa Anies dan Ganjar benar-benar akan berduet pada Pemilihan Presiden Tahun 2024 mendatang, merupakan klaim yang keliru dan termasuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Setelah Makan Sebabkan Perut Jadi Buncit

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan