[HOAKS atau FAKTA]: Anies Baswedan Memutuskan Menjadi Gamers Setelah Kalah Pilpres

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 06 Juli 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Baswedan Memutuskan Menjadi Gamers Setelah Kalah Pilpres

Anies Baswedan. (Foto: ANTARA/HO-Timnas AMIN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar sebuah video di YouTube yang menunjukkan mantan Capres Pemilu 2024 Anies Baswedan memutuskan untuk menjadi gamers setelah kekalahan Pilpres yang lalu. Video itu diunggah akun YouTube Sandro D Gaming.

Akun itu juga menambahkan narasi seolah-olah pernyataan Anies yang mempromosikan salah satu game di komputer.

Sumber: YouTube

(Dok. Turn Back Hoaks (Mafindo))

Narasi

“Pak Anies Baswedan Mau jadi Gamers, Mau main Honor Of Kings”

“dengan kekalahan saya pada pemilu presiden yang lalu saya memutuskan untuk menjadi gamer Untuk itu saya akan memperkenalkan game yang saya mainkan yaitu honor of Kings ini adalah game moba mobile yang sangat kompleks dan pastinya disukai banyak orang game ini tentunya sangat ramai bukan cuma di Asean tapi di seluruh dunia bahkan galaksi game ini juga sangat cocok dimainkan oleh orang awam karena sudah terdapat bahasa Indonesia yang sangat keren tidak baku dan kaku Untuk itu saya harap kepada masyarakat Indonesia untuk bersatu padu untuk mendownload game honor of kings”

Fakta

Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Setelah ditelusuri dengan menggunakan Google Lens, ditemukan video yang telah terpublikasi pada kanal YouTube Medcom.id pada 11 November 2023.

Namun dalam video tersebut Anies tidak mengaku akan menjadi gamers. Anies berpidato pada HUT NasDem dan berbicara mengenai sebuah perjuangan untuk mencapai puncak diperlukan pendakian terlebih dahulu.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pegi Setiawan Dilepaskan, Polisi Akui Salah Tangkap

Audio dalam video telah dimanipulasi dengan suara buatan AI, setelah diperiksa pada laman AI ElevenLabs ditemukan hasil bahwa 92 persen audio dalam video tersebut telah dibuat dengan AI ElevenLabs.

Video Anies mengaku akan menjadi gamers setelah kalah Pilpres adalah tidak benar dengan kategori konten yang dimanipulasi.

Kesimpulan

Faktanya video tersebut merupakan hasil manipulasi, ditemukan video asli yang menunjukkan Anies berbicara mengenai sebuah perjuangan untuk mencapai puncak diperlukan pendakian terlebih dahulu. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Bagikan