[HOAKS atau FAKTA] Ahmad Dhani Tantang Gus Ipul di Pilkada Pasuruan

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 20 Agustus 2020
[HOAKS atau FAKTA] Ahmad Dhani Tantang Gus Ipul di Pilkada Pasuruan

Politisi Gerindra Ahmad Dhani seusai keluar dari penjara Cipinang (Foto: ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar artikel berjudul “Lawan Gus Ipul, Gerinda Usung Ahmad Dhani di Pilwali Pasuruan” yang dimuat di situs beritalangit[dot]net pada 15 Agustus 2020.

Berikut kutipan artikel tersebut;
“Pilwali Pasuruan 2020 bakal berlangsut sengit setelah Partai Gerindra bakal mencalonkan, Ahmad Dhani Prasetyo, pentolan grup Dewa-19 untuk maju sebagai calon wali kota dalam Pilwali, Desember mendatang. Ketua DPC Partai Gerindra Kota Pasuruan, Ahmad Zubaedi, membenarkan jika musisi kelahiran Surabaya tersebut bakal ikut kontestasi pilkada Kota Pasuruan. “Iya benar. Ada komunikasi dari Jakarta terkait calon dari Gerindra, yakni Mas Dhani,” katanya.

Cek fakta

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), klaim bahwa politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani bakal dicalonkan sebagai calon wali kota dalam Pilwali Pasuruan 2020 adalah klaim yang salah.

Faktanya, Ahmad Dhani dan elite Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah klaim yang menyebutkan Ahmad Dhani maju Pilkada Pasuruan.

Bantahan maju Pilkada Pasuruan ini disampaikan Dhani di akun Instagram resminya dengan menyertakan caption ‘Hoax’. “BERITA HOAAAXXX” tulis Dhani di unggahan di akun Instagramnya pada 15 Agustus 2020.

Foto: Mafindo

Dhani turut menyoroti pemelintiran video dirinya didukung komunitas Tionghoa pada Pilkada Kabupaten Bekasi tempo lalu.

“Saya sangat kecewa, ‘VIDEO DEKLARASI DUKUNGAN TIONGHOA UNTUK AHMADDHANI DI KAB BEKASI 2016’ kok dicuri untuk kepentingan politik murahan,” kata Ahmad Dhani saat dikonfirmasi detikcom, Senin (17/8/2020).

Partai Gerindra membela Ahmad Dhani dan menyebut ada pihak yang mengabaikan etika politik. Menurut Habiburokhman, pihak yang ‘mencuri’ video dukungan Tionghoa itu tidak bertanggung jawab.

Persoalan video yang sebenarnya adalah dukungan untuk Ahmad Dhani di Pilkada Bekasi tahun 2016 itu disebutnya merepotkan.

“Mungkin itu ada pihak yang mainkan politik lokal Pasuruan, bawa-bawa nama Mas Dhani karena beliau public figure. Kita juga heran kok mereka berani bawa-bawa nama Mas Dhani. Kadang-kadang karena urusan politik, etika diabaikan,” kata juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Senin (17/8).

Sementara itu, elite Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memastikan Ahmad Dhani tidak akan maju di Pilkada Pasuruan. Wakil Ketua DPR itu pun meminta persoalan video yang ‘dicuri’ tidak lagi dibesar-besarkan.

“Kalau soal masalah video dukungan itu ya saya rasa sih kan karena banyak yang ngefans sama Mas Ahmad Dhani. Saya pikir nggak usah terlalu dipermasalahkan lah, namanya juga public figure, tentunya banyak yang mendukung dengan segala macam cara,” ujar Dasco.

Kesimpulan

Ahmad Dhani dan elite Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah klaim yang menyebutkan Ahmad Dhani maju Pilkada Pasuruan. (Knu)

#Ahmad Dhani #Pilkada Serentak #Partai Gerindra ##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BMKG Sebut Suhu di Indonesia akan Tembus 50 Derajat Celcius di Desember 2026
Viral, info BMKG di media sosial menyebut suhu udara di Indonesia bakal tembus 50 derajat celcius pada Desember 2026. Cek kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BMKG Sebut Suhu di Indonesia akan Tembus 50 Derajat Celcius di Desember 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Bagikan