[HOAKS atau FAKTA]: Ada Fasilitas Rahim Buatan

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 25 Januari 2023
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Fasilitas Rahim Buatan

Tangkap layar konten hoaks. (Foto: Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Beredar sebuah video di internet yang menunjukkan sebuah fasilitas bayi buatan yang dapat mengandung bayi manusia.


Di Twitter video tersebut diklaim merupakan temuan terkini ilmuan yang sudah memiliki fasilitas rahim buatan, selain itu unggahan di Facebook mengklaim bahwa orang tua dapat memilih karakteristik bayi yang mereka inginkan dari daftar menu.

Baca Juga:

KPK Nyatakan Video Penangkapan Gibran Hoaks

NARASI

Terjemahan:

“Wajib Ditonton #technews Fasilitas rahim buatan pertama di dunia memungkinkan Anda memilih karakteristik bayi dari menu. #AITechnology #Ectolife #Reinventing #Evolution”

“Saya mengatakannya bertahun-tahun yang lalu bahwa sains akan segera menghasilkan manusia, sekarang kita memiliki rahim buatan. Meskipun mungkin ada beberapa masalah medis, etika, dan pemerintahan seputar inovasi ini, menurut saya ini akan membantu mengatasi komplikasi sebelum, selama, dan setelah melahirkan, bagaimana menurut Anda?”

FAKTA

Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, video tersebut hanyalah sebuah video animasi fiksi ilmiah yang dikonsepkan oleh ahli bioteknologi dan komunikator sains Hashem Al-Ghaili, video tersebut merupakan konsep dari fasilitas yang diberi nama EctoLife.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Separuh Wilayah Jakarta Diterjang Tornado

Melalui AFP Ia mengatakan bahwa EctoLife tersebut baru sebuah animasi konsep bukan fasilitas nyata yang kini sudah ada.

Selain itu, saat ini para ilmuan baru menciptakan rahim buatan yang dapat membantu bayi prematur, keberhasilan rahim buatan tersebut baru terbatas pada hewan. Prof. Guid Oei yang merupakan salah satu penggagas proyek tersebut dan juga merupakan ketua perinatologi dasar dari University of Technology di Eindhoven, Belanda menyebut dalam video tersebut perkembangan janin bayi sepenuhnya di luar dari tubuh wanita, secara ilmiah hal tersebut tidak mungkin terjadi di dunia nyata.

KESIMPULAN

Dengan demikian, fasilitas rahim buatan yang memungkinkan orang tua dapat memilih karakteristik bayinya merupakan hoax dengan kategori Konten yang Menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Usung Gibran-Ganjar di Pilpres 2024

##HOAKS/FAKTA
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
BGN menerima keluhan dengan meminta masyarakat untuk melaporkan masalah melalui hotline MBG
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Beredar informasi yang menyebut BGN melarang penerima MBG komplain dan viralkan makanan yang diberikan, simak kebenaran beritanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Beredar informasi yang menyebut tujuan kunjungan Prabowo ke Inggris adalah untuk menjual laut dan hutan Sumatra, cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Alasan Bahlil meminta harga token listrik dinaikkan agara PLN tak rugi dan rakyat jadi belajar untuk berhemat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Bagikan