Hingga Kemarin, BNPB Catat 455 Bencana Terjadi di Seluruh Indonesia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 11 Februari 2020
Hingga Kemarin, BNPB Catat 455 Bencana Terjadi di Seluruh Indonesia

Presiden Jokowi saat meninjau proses rehabilitasi lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Senin (3/2). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, hingga 10 Februari 2020, telah terdapat 455 bencana yang terjadi sejak awal 2020.

"Bencana hidrometeorologi paling dominan terjadi hingga mengakibatkan korban meninggal dunia 94 orang dan hilang dua orang," katanya melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (10/1), dikutip Antara.

Baca Juga:

Penghijauan di Kawasan Pesisir Kota Cirebon Cegah Bencana Ekologi

Ia mengatakan, bencana hidrometeorologi yang paling banyak terjadi adalah banjir, yakni sebanyak 171 kejadian. Kemudian, disusul angin puting beliung 155 kejadian, longsor 98 kejadian, dan gelombang pasang atau abrasi dua kejadian.

Siswa SDN Banjarasri melaksanakan upacara bendera di tengah banjir yang melanda halaman sekolah mereka. (Antarajatim/SO/IS)
Siswa SDN Banjarasri melaksanakan upacara bendera di tengah banjir yang melanda halaman sekolah mereka. (Antarajatim/SO/IS)

Menurut Agus, banjir menjadi bencana yang paling banyak menyebabkan korban jiwa, yaitu 86 orang, disusul longsor yang menyebabkan lima orang meninggal dan angin puting beliung yang menewaskan tiga orang.

"Bencana banjir memberikan dampak paling besar dibandingkan bencana lain. Selain korban jiwa, juga menyebabkan kerusakan infrastruktur seperti tempat tinggal dan fasilitas lain," katanya.

Baca Juga:

Anggaran Rp4 Miliar Toa Bencana DKI, Fraksi PDIP: Mending Pakai Kentongan

Selain bencana hidrometeorologi, bencana yang juga banyak terjadi adalah kebakaran hutan dan lahan sebanyak 28 kejadian dan gempa bumi satu kejadian. Sebanyak 994.932 orang menderita dan mengungsi akibat bencana yang terjadi.

"Tiga provinsi dengan jumlah bencana paling banyak adalah Jawa Tengah 119 kejadian, Jawa Barat 72 kejadian, dan Jawa Timur 69 kejadian," katanya.

Kerusakan yang terjadi akibat bencana meliputi 2.512 rumah rusak berat, 1.725 rumah rusak sedang, dan 6.707 rumah rusak ringan. Sedangkan fasilitas umum yang rusak meliputi 142 fasilitas pendidikan, 121 fasilitas ibadah, 47 perkantoran, dan 11 fasilitas kesehatan,demikian Agus Wibowo. (*)

Baca Juga:

Belajar Tentang Bencana Alam di Earth Manual Project Yogyakarta

#Banjir #Bencana Alam #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Sejak Agustus 2026, sebanyak 64 pesawat telah dilibatkan dalam operasi pemadaman melalui metode water bombing.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Indonesia
Kekeringan Mengancam Sejumlah Wilayah, BNPB Siapkan 4 Strategi Antisipasi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menjalankan empat strategi utama sebagai antisipasi terhadap kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Kekeringan Mengancam Sejumlah Wilayah, BNPB Siapkan 4 Strategi Antisipasi
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Wisata Bromo tutup total gara-gara kebakaran hutan (karhutla) Jatim yang masih berlanjut. Cek update kondisi terkini titik api di Bromo, Semeru, dan Argopuro di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Indonesia
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Inspeksi maraton mencakup wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, hingga Kota Cilegon dengan mengacu pada indikator standar internasional Tsunami Ready.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Bagikan