Kesehatan

Hidup Sehat dengan Mi Instan Pilihan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 07 Mei 2023
Hidup Sehat dengan Mi Instan Pilihan

Sehat dengan mi instan pilihan. (Foto: Lemonilo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MI instan memang kerap menjadi makanan andalan saat lapar, mudik, atau berenang. Sebab, mi instan mudah ditemui, murah, dan mudah dibuat.

Di momen puasa kemarin, terdapat tren baru di masyarakat yang lebih memilih makanan sehat. Menurut survei daring yang dilakukan oleh platform berbagi resep Cookpad, pada Ramadan 2023, ada satu dari tiga responden yang memlih resep makanan sehat sebagai menu nan disajikan selama Ramadan.

Sebanyak 44 persen dari responden ingin menghindari resep bersantan dan 34 persen lainnya menghindari gorengan.

Seperti diketahui bersama, momen lebaran sering kali digunakan masyarakat sebagai momen mengonsumsi makanan yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa 28 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi gula, garam, lemak melebihi batas yang dianjurkan.

Terlebih pada saat lebaran yang identik dengan makanan gurih, berminyak dan bersantan. Maka penting untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan setelah hari kemenangan.

Baca juga:

Lemonilo Donasikan Kebutuhan Pokok untuk Ratusan Pengemudi Taksi

Hidup Sehat dengan Mi Instan Pilihan
Kamu bisa menambahkan berbagai toping dalam semangkuk mi instan. (Foto: Unsplash/Cody Chan)

Oleh karena itu, Lemonilo, perusahaan healthy lifestyle consumer goods, mengajak masyarakat untuk tetap hidup lebih sehat pascaRamadan melalui penurunan harga produk mi instannya menjadi Rp 5.000-an.

Ini sejalan dengan misi Lemonilo dalam kampanye #SetiapLangkahBerarti untuk terus menemani dan mendukung langkah para penggerak perubahan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat secara sosial, fisik, dan mental.

“Dengan turunnya harga produk mi instan kami, masyarakat dapat menikmati makanan instan yang lezat dan praktis tanpa merogoh kocek terlalu dalam," ucap Andita Rasyid, VP Marketing Innovation Lemonilo, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com, Jumat (5/5).

Ke depannya, Lemonilo berharap penurunan harga itu dapat membantu masyarakat untuk tetap konsisten dalam menjalankan hidup sehat.

Baca juga:

Makan Mi Instan tanpa Bumbu, Berani Dong

Hidup Sehat dengan Mi Instan Pilihan
Satu dari tiga responden yang memlih resep makanan sehat sebagai menu nan disajikan selama Ramadan. (Foto: Unsplash/Kevin McCutcheon)

"Dengan kemudahan akses produk pilihan lebih sehat, lebih enak, dan lebih terjangkau,” sambung Andita.

Harga ini berlaku pada varian mi goreng, ayam bawang, soto kaya, dan kari ayam. Selain itu, harga Mi Instan Lemonilo pada varian SpektaRasa seperti Rendang dan Pedas Korea turun di kisaran Rp 6000-an.

Andita juga mengatakan semua varian Mi Instan Lemonilo terbuat tanpa 3P (pengawet, penguat rasa, dan pewarna buatan), yang dibuat dengan sepenuh hati dan terinspirasi dari alam, menjadikan cita rasa khas Lemonilo.

“Saatnya menjadikan momen setelah lebaran ini untuk tetap menjaga pola hidup lebih sehat, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang terbuat dari bahan-bahan yang aman dan nyaman untuk dikonsumsi," tutupnya. (and)

Baca juga:

5 Alasan Penting Mengapa Kamu Harus Kurangi Makan Mi Instan

#Kesehatan #Mi Instan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan