Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hasil Lobi Prabowo Bakal Tentukan Partai Mana Yang Jadi Oposisi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Maret 2024
Hasil Lobi Prabowo Bakal Tentukan Partai Mana Yang Jadi Oposisi

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden Terpilih Prabowo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI juga menetapkan PDI Perjuangan sebagai partai politik dengan raihan suara terbanyak pada pemilihan anggota legislatif (Pileg) DPR RI pada Pemilu 2024. Namun, jagoan PDIP di Pilpres 2024 kalah telak dari Prabowo Subianto.

Pengamat politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Ardli Johan Kusuma mengatakan, saat ini masih sulit untuk memetakan posisi partai politik, baik oposisi maupun pendukung pemerintah, usai hasil pemilu ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Baca juga:

Tanggapi Pernyataan Sandi, Peneliti BRIN Ingatkan Peran Penting Oposisi

"Saat ini agak sulit memetakan posisi partai politik hanya dari hasil pemilu karena fakta telah menunjukkan pada pemilu-pemilu sebelumnya bahwa posisi partai politik di Indonesia, apakah dia akan menjadi bagian atau menjadi oposisi pemerintah, lebih ditentukan pada manuver pascapemilu," kata Ardli.

Ardli menyebut, lobi pascapemilu akan menentukan posisi partai politik untuk periode pemerintahan selanjutnya, yakni 2024-2029.

"Karena budaya partai politik di Indonesia lebih banyak dipengaruhi pertimbangan pragmatis dibandingkan dengan loyalitas terhadap ideologi atau nilai-nilai yang diusung partai itu sendiri," ujarnya dikutip Antara, Jumat (22/3).

Ia menekankan, saat ini masih terlalu dini untuk memetakan posisi partai politik, terutama di legislatif atau DPR RI.

"Masih sangat terlalu dini untuk memetakan posisi partai saat ini karena kemungkinan-kemungkinan masih bisa terjadi menjelang pembentukan kabinet pemerintahan yang baru nantinya," katanya.

KPU RI menetapkan 8 partai politik lolos ke DPR, di antaranya:

  1. PDI Perjuangan 25.387.279 suara (16,72 persen)
  2. Partai Golkar 23.208.654 suara (15,29 persen)
  3. Partai Gerindra 20.071.708 suara (13,22 persen)
  4. PKB 16.115.655 suara (10,62 persen)
  5. Partai NasDem 14.660.516 suara (9,66 persen)
  6. PKS 12.781.353 suara (8,42 persen)
  7. Partai Demokrat 11.283.160 suara (7,43 persen)
  8. PAN 10.984.003 suara (7,24 persen)

Tapi posisi ini kemungkinan berubah, karena PPP yang merah suara 3,8 persen, berencana mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. (*)

Baca juga:

PDIP dan PKS Berpotensi Jadi Oposisi

#Prabowo #Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi Indonesia
Gagasan ekonomi yang dijalankan pemerintah bukanlah pemikiran baru ataupun milik pribadi, melainkan berlandaskan amanat konstitusi Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Presiden Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi Indonesia
Indonesia
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Prabowo meminta agar pengawasan dilakukan secara berlapis pada jalur distribusi vape.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Prabowo Hadiri Puncak Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa
Pada H-1 acara, PKB melantik 19.675 pengurus Dewan Pengurus Cabang PKB se-Indonesia. Setelah itu, PKB pada Kamis siang hingga sore mengadakan forum Ijtima' Ulama Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Prabowo Hadiri Puncak Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa
Indonesia
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Rokok elektrik telah berkembang menjadi salah satu media baru yang dimanfaatkan sindikat narkotika untuk mengedarkan zat terlarang secara terselubung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Dipersiapkan Seperti Institut National du Service Public
Prancis memiliki École nationale d'administration (ENA), yang kini telah berubah menjadi Institut National du Service Public (INSP), sebagai lembaga pendidikan bagi calon pejabat pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Dipersiapkan Seperti Institut National du Service Public
Indonesia
Daftar Pejabat Tinggi Kejagung Anyar Pilihan Prabowo Setelah Febrie Adriansyah Tersandung Kasus
Pergantian ini, setelah Febrie Adriansyah mengundurkan diri karena diduga tersandung kasus korupsi setelah dilakukan penggeledahan pada berbagai tempat oleh Kepolisian
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Daftar Pejabat Tinggi Kejagung Anyar Pilihan Prabowo Setelah Febrie Adriansyah Tersandung Kasus
Indonesia
Posisi Duduk Wapres Gibran Tidak Berdampingan Presiden Prabowo Saat Sidang Kabinet, Begini Kata Mensesneg
Sidang Kabinet Paripurna yang digelar pada 20 Juli merupakan sidang rutin pertengahan tahun untuk mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Posisi Duduk Wapres Gibran Tidak Berdampingan Presiden Prabowo Saat Sidang Kabinet, Begini Kata Mensesneg
Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Indonesia
Penggabungan 250 BUMN Hemat Biaya Rutin Hingga Rp 50 Triliun
Jumlah BUMN ditargetkan berkurang dari 1.077 menjadi maksimal 350 perusahaan melalui penutupan, penggabungan, dan konsolidasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Penggabungan 250 BUMN Hemat Biaya Rutin Hingga Rp 50 Triliun
Bagikan