Hashim: Prabowo-Gibran Bakal Buat Aturan Perlindungan Hewan jika Menang Pilpres
Pelindung PRPS, Hashim Djojohadikusumo. Foto: MerahPutih.com/Asropih
MerahPutih.com - Kecintaan Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto terhadap kucing, mendorong para relawan kubu 02 menggelar kegiatan vaksinasi rabies dan sterilisasi kucing gratis.
Acara ini diselenggarakan oleh Presidium Relawan Prabowo Subianto (PRPS) yang bekerja sama dengan komunitas pencinta hewan Natha Satwa Nusantara (NSN) dan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Domestic. Acara bertajuk "Si Gemoy Penyayang Hewan" itu berlangsung di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta, Sabtu (27/1).
Baca juga: Elektabilitas Prabowo-Gibran Melonjak, Pengamat: Faktor Jokowi dan Dukungan Anak Muda
Pelindung PRPS, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, alasan mengusung tema acara itu lantaran para penyelenggara menganggap kegiatan ini merupakan cerminan sifat Prabowo, di mana dirinya juga merupakan pencinta hewan.
"Saya tahu pak Prabowo dari dulu sudah berpuluh-puluh tahun adalah penyayang binatang, penyayang hewan dan itu sudah terbukti," kata Hashim Djojohadikusumo, Sabtu (27/1).
Menurut Hashim, adanya ide dan kegiatan ini lantaran dirinya memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap hewan, terutama satwa liar di Indonesia.
"Sejak 2017 saya mendirikan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya yang hingga kini telah melepas liar 8 ekor harimau ke habitat aslinya. Begitu juga dengan orang utan yang menjadi perhatian saya," tuturnya.
Baca juga: Ketum Pemuda Katolik Mundur dari PDIP, Fokus Dampingi Prabowo-Gibran
Lantaran Prabowo-Gibran merupakan penyayang hewan, Hasyim mengaku yakin jika paslon ini bakal membuat regulasi perlindungan hewan dan satwa liar jika keduanya terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Pilpres 2024.
"Saya berharap dan saya optimis pemerintah yang baru ini mudah-mudahan dipimpin Pak Prabowo dan mas gibran akan menangi ini (masalah perlindungan dengan postif)," paparnya.
Sementara itu, Founder & CEO NSN, Davina Veronica mengatakan, sejauh ini perhatian pemerintah untuk memberi perlindungan kepada hewan masih minim. Ironisnya, sejumlah aktivis penyelamat satwa dilaporkan balik oleh warga yang dinilai menelantarkan peliharaannya.
"Jika aktivis perlindungan hewan sudah memiliki bukti kekerasan terhadap hewan, tidak mudah juga menindaklanjutinya ke penegak hukum. Tak jarang dilempar ke sana kemari," ucapnya. (Asp)
Baca juga: Gibran Terima Keluhan Penggiat Spa dan Wellness di Bali Soal Pajak Hiburan
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Jadi Saksi Gibran Traktir 2 Raja Solo, Walkot Respati Janji Jaga Pesan Wapres
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan