Hari Kedua Konklaf, belum Ada Calon yang Unggul

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 08 Mei 2025
Hari Kedua Konklaf, belum Ada Calon yang Unggul

Vatikan. (Dok Vatican News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KONKLAF terbesar dan paling beragam secara geografis dalam sejarah dijadwalkan dilanjutkan Kamis (8/5). Para kardinal kembali ke Kapel Sistina untuk menyelesaikan pemilihan paus yang masih terbuka lebar.

Para kardinal berjubah merah memulai proses pemilihan pemimpin baru bagi 1,4 miliar umat Katolik dunia pada hari Rabu dalam sebuah prosesi yang sangat penuh ritual. Pada malam harinya, asap hitam mengepul dari cerobong asap khusus yang terlihat dari Lapangan Santo Petrus sebagai tanda bahwa pemungutan suara belum menghasilkan keputusan.

Tidak ada paus di era modern yang terpilih pada pemungutan suara pertama jadi hasil tersebut sudah diperkirakan. Namun, berdasarkan sejarah baru-baru ini, hasil akhir bisa saja tercapai pada hari kedua, ketika hingga empat putaran pemungutan suara bisa dilakukan.

Sebanyak 133 kardinal dari 70 negara ambil bagian dalam pemungutan suara rahasia ini. Jumlah ini merupakan rekor, naik dari 115 kardinal dari 48 negara pada konklaf terakhir pada 2013. Pertumbuhan ini mencerminkan upaya mendiang Paus Fransiskus untuk memperluas jangkauan gereja selama 12 tahun masa kepemimpinannya.

Baca juga:

Ingin Jadi Saksi Peristiwa Bersejarah, Turis Berdatangan ke Vatikan di Hari Konklaf

Fransiskus yang lahir di Argentina, yang wafat bulan lalu, terpilih pada akhir hari kedua setelah lima kali pemungutan suara. Delapan tahun sebelumnya, hanya butuh dua hari dan empat putaran untuk mengangkat Paus Benediktus XVI dari Jerman. Asap putih akan menjadi tanda bahwa pemimpin Gereja yang baru telah terpilih.

Belum ada kandidat yang benar-benar unggul meskipun Kardinal Italia Pietro Parolin, yang menjabat orang nomor dua di Vatikan di bawah Fransiskus, dan Kardinal Filipina Luis Antonio Tagle dianggap sebagai calon terdepan. Jika ternyata keduanya tidak mampu meraih mayoritas dua pertiga suara yang dibutuhkan, suara diperkirakan akan bergeser ke kandidat lain Para pemilih mungkin mulai mengelompok berdasarkan asal wilayah, kesamaan doktrin, atau bahasa yang sama.

Kandidat papabili (istilah Italia untuk calon paus) mencakup Jean-Marc Aveline dari Prancis, Peter Erdo dari Hongaria, Robert Prevost dari Amerika Serikat, dan Pierbattista Pizzaballa dari Italia.

Selama konklaf, para kardinal dikarantina dari dunia luar dan disumpah untuk menjaga kerahasiaan dengan ponsel dan komputer mereka disita. Mereka bolak-balik dari Kapel Sistina untuk memberikan suara dan ke wisma Vatikan untuk tidur dan makan. Dalam beberapa hari terakhir, mereka menyampaikan pandangan yang berbeda tentang apa yang mereka cari dalam paus berikutnya, setelah masa kepausan Fransiskus yang relatif liberal dan diwarnai perpecahan antara kaum tradisionalis dan modernis.

Beberapa mendesak untuk melanjutkan visi Fransiskus mengenai keterbukaan dan reformasi, sedangkan yang lain ingin memutar balik waktu dan merangkul tradisi. Banyak pula yang menginginkan masa kepausan yang lebih terukur dan dapat diprediksi.(dwi)

#Konklaf #Vatikan #Paus #Umat Katolik
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengadakan kegiatan 'Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman', Sabtu (9/5) merayakan HUT ke-219.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Lifestyle
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Film dokumenter Aldeas menghadirkan kesaksian terakhir Paus Fransiskus. Diproduseri Martin Scorsese, tayang perdana di Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Dunia
Paus Jawab Hinaan Presiden AS, Tak Takut Dengan Pemerintahan Trump
Menurut pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu, ia hanya berpegang pada ajaran Injil dan akan terus "bersuara lantang untuk menentang perang."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Paus Jawab Hinaan Presiden AS, Tak Takut Dengan Pemerintahan Trump
Berita
AS Kecam Kritik Paus Leo XIV Terkait Perang di Iran
Trump juga meminta Paus untuk berhenti "menjilat" kelompok kiri radikal dan fokus saja menjadi Paus yang hebat, bukan politikus.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
AS Kecam Kritik Paus Leo XIV Terkait Perang di Iran
Dunia
Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian
Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat itu telah menjadi pengkritik vokal perang Iran.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian
Lifestyle
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Meskipun Paskah identik dengan prosesi ibadah khidmat di gereja, masyarakat dapat menghadirkan suasana syukur secara sederhana di dalam rumah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Lifestyle
Makna Mendalam Kamis Putih, Kisah Perjamuan Terakhir Yesus
Salah satu tradisi yang melekat dalam perayaan ini yakni perjamuan roti yang dibagikan dalam misa.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Makna Mendalam Kamis Putih, Kisah Perjamuan Terakhir Yesus
Fun
Jakarta Eucharistic Revival 2026 Digelar di JICC, Kongres Ekaristi Pertama di Ibu Kota
Keuskupan Agung Jakarta gelar Jakarta Eucharistic Revival 2026 di JICC. Kongres Ekaristi pertama di ibu kota hadirkan perayaan iman dan teknologi imersif.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
Jakarta Eucharistic Revival 2026 Digelar di JICC, Kongres Ekaristi Pertama di Ibu Kota
Indonesia
Mengenal Arti Rabu Abu dan Aturan Berpuasa Pantang bagi Umat Katolik saat Masa Prapaskah 2026
Rabu Abu menjadi penanda dimulainya masa pertobatan selama 40 hari menjelang Hari Raya Paskah.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Mengenal Arti Rabu Abu dan Aturan Berpuasa Pantang bagi Umat Katolik saat Masa Prapaskah 2026
Dunia
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Presiden Palestina Mahmoud Abbas terlihat meletakkan buket bunga di atas makam sederhana berlapis marmer putih dengan ukiran nama Franciscus
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Bagikan