Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hari Buruh 2025: Marsinah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Intip Profilnya

ImanKImanK - Kamis, 01 Mei 2025
Hari Buruh 2025: Marsinah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Intip Profilnya

Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Presiden Partai Buruh Said Iqbal (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban (kiri), dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Pembaruan Jumhur Hidayat (kanan) menyampaikan pidatonya pada perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nama Marsinah kembali menggema di tengah perayaan Hari Buruh 2025 yang digelar megah di kawasan Monas, Kamis (1/5/2025). Dalam pidato politiknya, Presiden Prabowo Subianto mengangkat sosok buruh perempuan itu sebagai simbol perjuangan kelas pekerja Indonesia.

“Saya ditanya oleh para pimpinan buruh, ‘Pak, kenapa belum ada tokoh buruh yang diangkat jadi pahlawan nasional?’ Saya jawab, ‘Kalau memang ada sosok yang layak, silakan ajukan,’” tutur Prabowo dari atas panggung, disambut riuh massa buruh.

Nama Marsinah pun mencuat sebagai usulan kuat dari para tokoh buruh. Tanpa ragu, Presiden Prabowo menyatakan dukungannya.

“Kalau memang Marsinah diusulkan oleh seluruh pimpinan buruh sebagai wakil kaum buruh, saya akan dukung Marsinah menjadi pahlawan nasional," tegasnya sambil disambut gemuruh sambutan.

Baca juga:

Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Hari Buruh Internasional di Lapangan Monas Jakarta

Profil Marsinah

Marsinah, pahlawan nasional, presiden Prabowo, Hari Buruh

Marsinah bukan sekadar nama. Ia adalah ikon perjuangan buruh Indonesia, seorang perempuan tangguh yang berani menyuarakan hak-hak pekerja di masa Orde Baru periode di mana kritik bisa berujung represi.

Lahir pada 10 April 1969, Marsinah bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS) di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Pada awal Mei 1993, ia ikut memimpin aksi mogok kerja untuk menuntut hak normatif buruh.

Tak lama setelah aksi tersebut, Marsinah menghilang. Tiga hari kemudian, jasadnya ditemukan di hutan Wilangan, Nganjuk, dengan bekas penyiksaan yang mengerikan.

Dua pihak yang terlibat langsung dalam proses otopsi jenazah Marsinah yakni Haryono, petugas kamar jenazah RSUD Nganjuk, serta Prof. Dr. Haroen Atmodirono, Kepala Bagian Forensik RSUD dr. Soetomo Surabaya mengungkapkan bahwa kematian Marsinah disebabkan oleh penganiayaan berat yang dialaminya sebelum meninggal.

Baca juga:

Hadiah Prabowo di May Day 2025, Akan Bentuk Satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Buruh

Kematian Marsinah menjadi simbol kelamnya relasi antara kekuasaan dan pekerja. Pada masa itu, intervensi militer ke ranah industri dilegalkan lewat sejumlah kebijakan seperti SK Bakorstanas dan Kepmenaker, yang pada praktiknya kerap berpihak pada pemilik modal, bukan buruh.

Meski keadilan belum sepenuhnya ditegakkan, Marsinah tetap dikenang sebagai martir gerakan buruh Indonesia. Suaranya terus hidup, menjadi semangat bagi perjuangan buruh yang tak pernah padam.

Dukungan untuk Marsinah Menguat

Dukungan agar Marsinah dianugerahi gelar pahlawan nasional terus mengalir, terutama menjelang dan saat peringatan Hari Buruh 2025.

Baca juga:

Sebut Indonesia Banyak ‘Maling’, Prabowo Siap Mati demi Kejar Para Koruptor

Pengakuan ini bukan hanya soal simbolik, tetapi juga bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan buruh dan hak asasi manusia.

Dengan pernyataan terbuka dari Presiden Prabowo, harapan baru pun muncul. Marsinah, yang selama ini hadir dalam narasi perlawanan rakyat, kini berpeluang mendapat tempat dalam sejarah resmi bangsa.

#Marsinah #Hari Buruh #Prabowo #Pahlawan Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tolak Stigmatisasi ‘Londo Ireng’, Jurnalis Soloraya Demo di Monumen Pers
“Jangan hanya gara-gara foto yang dimuat media terkait anak-anak makan MBG disamping sekolah rusak, kami dilabeli pernyataan itu."
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Tolak Stigmatisasi ‘Londo Ireng’, Jurnalis Soloraya Demo di Monumen Pers
Indonesia
Presiden Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi Indonesia
Gagasan ekonomi yang dijalankan pemerintah bukanlah pemikiran baru ataupun milik pribadi, melainkan berlandaskan amanat konstitusi Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Presiden Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi Indonesia
Indonesia
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Prabowo meminta agar pengawasan dilakukan secara berlapis pada jalur distribusi vape.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Prabowo Hadiri Puncak Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa
Pada H-1 acara, PKB melantik 19.675 pengurus Dewan Pengurus Cabang PKB se-Indonesia. Setelah itu, PKB pada Kamis siang hingga sore mengadakan forum Ijtima' Ulama Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Prabowo Hadiri Puncak Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa
Indonesia
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Rokok elektrik telah berkembang menjadi salah satu media baru yang dimanfaatkan sindikat narkotika untuk mengedarkan zat terlarang secara terselubung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Dipersiapkan Seperti Institut National du Service Public
Prancis memiliki École nationale d'administration (ENA), yang kini telah berubah menjadi Institut National du Service Public (INSP), sebagai lembaga pendidikan bagi calon pejabat pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Dipersiapkan Seperti Institut National du Service Public
Indonesia
Daftar Pejabat Tinggi Kejagung Anyar Pilihan Prabowo Setelah Febrie Adriansyah Tersandung Kasus
Pergantian ini, setelah Febrie Adriansyah mengundurkan diri karena diduga tersandung kasus korupsi setelah dilakukan penggeledahan pada berbagai tempat oleh Kepolisian
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Daftar Pejabat Tinggi Kejagung Anyar Pilihan Prabowo Setelah Febrie Adriansyah Tersandung Kasus
Indonesia
Posisi Duduk Wapres Gibran Tidak Berdampingan Presiden Prabowo Saat Sidang Kabinet, Begini Kata Mensesneg
Sidang Kabinet Paripurna yang digelar pada 20 Juli merupakan sidang rutin pertengahan tahun untuk mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Posisi Duduk Wapres Gibran Tidak Berdampingan Presiden Prabowo Saat Sidang Kabinet, Begini Kata Mensesneg
Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Bagikan