Harga Tiket Pesawat Melonjak saat Libur Lebaran, DPR Usul ‘Tarik’ Wisatawan ke Jakarta
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji. (Foto: Dok. DPR)
MerahPutih.com - Harga tiket pesawat berpotensi naik menjelang mudik Lebaran 2024. Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan pun terkena imbasnya.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji berharap tidak ada kenaikan yang tajam hingga memberatkan masyarakat.
“Untuk harga memang sedang di-review. Kami berharap agar harga naiknya tidak terlalu tinggi sehingga orang kemudian bisa tetap melakukan mudik dengan cara yang cepat, yaitu melalui udara,” ungkap Sarmuji di Jakarta, Selasa (26/3).
Menurut Sarmuji, fenomena mudik merupakan gerakan satu arah. Pada arus mudik lebaran tiket-tiket menuju daerah-daerah di luar Jakarta akan mengalami lonjakan harga.
Baca juga:
Tahun Perdana Layani Pemudik, Whoosh Terjunkan 250 Petugas Cek Kondisi
Akan tetapi sebaliknya, tiket-tiket menuju Jakarta malah mengalami penurunan harga. Biasanya rute pulang atau arah berlawanan dari rute pemudik itu jauh lebih kosong.
Oleh karena itu ada strategi yang muncul untuk membuat rute yang berlawanan dari para pemudik ini tidak kosong. Strategi tersebut adalah menarik minat masyarakat untuk berlebaran di Jakarta.
Saat arus mudik ini biasanya kota Jakarta jauh lebih sepi. Para stakeholder seperti pemilik restoran, hotel, dan lainnya diharapkan dapat saling bekerja sama untuk mewujudkan hal ini.
“Supaya orang mau pergi ke Jakarta pada saat lebaran. Ini sesuatu yang masuk akal karena secara tahunan ternyata peak season-nya itu bukan daerah-daerah orang pada waktu pulang mudik,” jelas Sarmuji.
Baca juga:
Polres Bogor Sediakan 10 Bus Gratis Mudik Jalur Utara dan Selatan
Strategi ini diharapkan dapat menaikan jumlah pembeli tiket untuk destinasi-destinasi yang dirasa sepi peminat pada saat lebaran, salah satunya Jakarta.
“Jika jumlah pembelian tiket tersebut dapat mengimbangi jumlah pembelian tiket destinasi arus mudik maka hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk menstabilkan harga tiket menjelang mudik lebaran,” tutup Sarmuji yang juga politikus Golkar ini.
Seperti diketahui, pesawat menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik. Tingkat pembelian tiket pesawat pun membludak mendekati arus mudik lebaran.
Naiknya jumlah penumpang pada akhirnya menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat. (knu)
Baca juga:
Prediksi Pergerakan Penumpang Pesawat di Bandara Soetta saat Mudik 2024
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Jelang Tahun Baru 2026, Arus Penyeberangan dari Jawa ke Sumatera Melonjak Tajam
Libur Nataru 2026, 32 Ribu Penumpang dan 7.000 Kendaraan Menyeberang dari Jawa ke Sumatra
Masuk Masa Nataru 2026, Lonjakan Keberangkatan Diprediksi Berlangsung Pekan Depan
Amankan Nataru 2025/2026, Operasi Lilin 2025 Kerahkan 146.701 Personel Gabungan
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya
Terminal Kalideres Lakukan Ramp Check Bus AKAP, Pastikan Angkutan Nataru Aman
Korlantas Prediksi 2,9 Juta Kendaraan bakal Keluar Jakarta saat Nataru 2026
Raker Kakorlantas Polri dengan Komisi III DPR Bahas Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 2026
Korlantas Polri Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru Berlangsung 20 dan 24 Desember
Deretan Fakta Menarik Arus Mudik 2025, Salah Satunya soal Diskon Tarif Tol