Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Harga Pertamax Melonjak, Pertalite Jadi 'Buruan' dan Rentan Disalahgunakan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Melonjak, Pertalite Jadi 'Buruan' dan Rentan Disalahgunakan

Ilustrasi bahan bakar minyak. Foto Magnific

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kenaikan harga Pertamax hingga menembus Rp 16.250 per liter dinilai berpotensi mengubah pola konsumsi bahan bakar masyarakat. Pengamat kebijakan publik Riko Noviantoro memprediksi semakin banyak konsumen yang beralih dari Pertamax ke Pertalite untuk menekan pengeluaran sehari-hari.

Peneliti Kebijakan Publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP) itu menilai pergeseran konsumsi BBM menjadi salah satu dampak yang perlu diantisipasi pemerintah.

"Yang perlu kita antisipasi adalah perpindahan customer Pertamax menjadi pengguna Pertalite," kata Riko kepada wartawan, Rabu (9/6).

Baca juga:

Harga Pertamax Naik Tajam, Anggaran Subsidi BBM Berpotensi Meningkat

Perpindahan Konsumen Dinilai Bisa Tekan Ketersediaan Pertalite

Menurut Riko, meningkatnya jumlah pengguna Pertalite berpotensi memengaruhi ketersediaan BBM subsidi di lapangan.

Lonjakan permintaan yang terjadi akibat perpindahan konsumen dari BBM nonsubsidi ke subsidi dikhawatirkan dapat menekan stok dan memperbesar beban subsidi energi yang selama ini ditanggung pemerintah.

Fenomena ini akan berdampak pada ketersediaan Pertalite, yang kemudian mengalami lonjakan karena ada perpindahan customer dari Pertamax ke Pertalite,

Pengamat kebijakan publik, Riko Noviantoro.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu menyiapkan langkah antisipatif agar perubahan perilaku konsumen tidak memicu gangguan distribusi maupun peningkatan beban subsidi secara signifikan.

Baca juga:

Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi

Riko menilai upaya penghematan bahan bakar perlu menjadi perhatian bersama, baik oleh masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, penggunaan BBM yang lebih efisien tidak hanya membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional.

"Semua warga negara harus berusaha melakukan penyadaran terhadap bersikap hemat penggunaan bahan bakar," ujarnya.

Ia menambahkan, kesadaran untuk menghemat energi menjadi semakin penting di tengah dinamika ekonomi dan perubahan harga energi yang terjadi saat ini.

Waspadai Penimbunan dan Pengoplosan BBM

Selain dampak terhadap konsumsi, Riko juga mengingatkan potensi penyimpangan yang kerap muncul ketika terjadi kenaikan harga bahan bakar.

Menurutnya, selisih harga yang semakin lebar antara BBM subsidi dan nonsubsidi dapat dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan melalui praktik ilegal.

Ia menyoroti kemungkinan terjadinya penimbunan, penyalahgunaan distribusi, hingga pengoplosan BBM yang dapat merugikan masyarakat dan negara.

Karena itu, aparat penegak hukum diminta memperketat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar di berbagai daerah.

Saya berharap aparat penegak hukum dapat melakukan pengawasan secara ketat terhadap aksi-aksi penumpukan bahan bakar minyak atau aksi-aksi pengoplosan bahan bakar minyak,

Pengamat kebijakan publik, Riko Noviantoro.

Pemerintah Perlu Fokus Jaga Stok dan Distribusi

Riko memperkirakan pemerintah akan memusatkan perhatian pada pengamanan stok Pertalite, pengendalian distribusi BBM subsidi, serta pengawasan terhadap potensi penyimpangan di lapangan.

Menurutnya, stabilitas pasokan energi menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi ekonomi dan sosial masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Ia berharap kombinasi antara penghematan penggunaan BBM oleh masyarakat, keteladanan pejabat dalam penggunaan energi, serta pengawasan distribusi yang efektif dapat mencegah munculnya gejolak baru akibat kenaikan harga Pertamax.

"Saya berharap langkah itu bisa menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan kita yang pada akhirnya akan menjaga situasi ekonomi nasional," kata Riko. (Knu)

#BBM #Pertamax #Pertalite
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Sebuah konten berisi narasi kelangkaan BBM terjadi karena banyak sopir truk tangki yang belum dibayar. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Indonesia
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Selain membahas harga BBM, Bahlil melaporkan hasil kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara kepada Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Indonesia
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Anggota Komisi XII DPR RI Elpisina meminta PT Pertamina mengungkap secara terbuka penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Indonesia
DPR Bongkar Modus 'Ambil Jatah' BBM Subsidi, Pelaku Layak Dipidana
Modus tersebut dilakukan dengan menjaga setiap transaksi tetap di bawah batas harian 200 liter guna mengecoh deteksi otomatis.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Bongkar Modus 'Ambil Jatah' BBM Subsidi, Pelaku Layak Dipidana
Indonesia
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga Sumut, Pertamina Diminta Segera Bertindak
Kelangkaan BBM melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara, membuat antrean panjang terjadi di SPBU. DPR meminta Pertamina segera memperbaiki distribusi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga Sumut, Pertamina Diminta Segera Bertindak
Indonesia
Polda Sumut Siaga 24 Jam, 786 Personel Kawal Distribusi BBM di 325 SPBU
786 personel Polda Sumut diturunkan untuk mengawal distribusi BBM di 325 SPBU selama 24 jam.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Polda Sumut Siaga 24 Jam, 786 Personel Kawal Distribusi BBM di 325 SPBU
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Bakal Hapus Pertalite
Unggahan berisi klaim “Pemerintah bakal hapus Pertalite” adalah konten palsu.
Frengky Aruan - Jumat, 17 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Bakal Hapus Pertalite
Indonesia
Pertamina Tambah 10 Mobil Tangki Buat Normalkan Pasokan BBM di Sumatera Utara
Peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir di Medan naik sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Pertamina Tambah 10 Mobil Tangki Buat Normalkan Pasokan BBM di Sumatera Utara
Indonesia
Pertamina Klaim Pasokan BBM ke SPBU di Sumut Berangsur Normal
Di samping upaya percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga juga memperketat pengawasan di seluruh rantai penyaluran BBM.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Pertamina Klaim Pasokan BBM ke SPBU di Sumut Berangsur Normal
Bagikan