Harapan Yusril Ihza Mahendra kepada Jokowi Menghadapi Krisis Ekonomi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 26 Agustus 2015
Harapan Yusril Ihza Mahendra kepada Jokowi Menghadapi Krisis Ekonomi

Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Senin (18/5). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra kembali buka suara menyoal kondisi ekonomi di dalam negeri yang semakin terpuruk. Yusril menyampaikan harapannya kepada Pemerintahan Jokowi-JK untuk mengatasi ancaman krisis ekonomi melalui akun Twitter @Yusrilihza_Mhd.

Menurut Mensesneg di era kepemimpinan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono ini target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen yang dipatok Presiden Joko Widodo sulit dicapai.  

'Target pertumbuhan ekonomi 5,2% yg dicanangkan Presiden Jokowi di awal pemerintahannya kini nyaris mustahil bisa terujud'

Yusril menambahkan kondisi ekonomi di dalam negeri dipengaruhi faktor eksternal. 

'Situasi ekonomi dunia sedang tdk menentu. Situasi ekonomi dalam negeripun sama saja terkena imbas dari dalam dan dari luar.'

Menurunnya harga minyak dunia tak luput dari pengamatan pria kelahiran 5 Februari 1956 ini. Dunia bisnis semakin tidak pasti. Dengan tingginya suku bunga dan pengenaan pajak akan mematikan dunia usaha. 

'Hari ini harga minyak dunia turun ke angka 38 USD perbarrel. Namun harga eceran dalam negeri tetap. Padahal subsidi sdh dicabut.'

'Kurs yg tdk stabil menyebabkan industri susah membuat kalkulasi. Bisnis berada dlm ketidakpastian.'

'Suku bunga tetap tinggi, demikian pula pengenaan pajak. Dalam situasi spt ini usaha apapun akan mati dg sendirinya.'

Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan di era kepemimpinan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ini menyarankan pemerintah menurunkan harga BBM, suku bunga bank, dan mengkaji tarif pajak untuk mendorong investasi.

'Negara harus mengambil kebijakan yg tepat dan segera menggairahkan kegiatan ekonomi.'

'Harga bbm harus diturunkan agar industri mampu meningkatkan daya saing. Bunga bank juga harus diturunkan agar investasi bergerak.'

'Pajak mau tidak mau harus dikaji ulang. Kalau tidak, usaha takkan bergerak karena beban pajak terlalu berat.'

Dalam kaitan dengan rendahnya penyerapan anggaran, pria kelahiran Belitung ini meminta Presiden memberikan arahan yang tegas kepada penegak hukum agar kepala daerah tidak ragu menyerap APBN/APBD.   

'Presiden harus beri arahan yg tegas dalam menegakkan hukum agar birokrat tdk berada dlm ketakutan menyerap apbn/apbd.'

Presiden Jokowi, menurut Yusril, lebih mendorong belanja pemerintah agar terserap maksimal. 

'Dlm situasi spt skrg government expenditure akan menjadi roda penggerak perekonomian di daerah2 dan membuka lapangan kerja.'

Presiden Jokowi menghadapi situasi berat namun mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu harus mampu meyakinkan pengusaha.  

'Situasi yg dihadapi memang berat. Pemerintah harus mampu beri keyakinan kpd kelas menengah dan pelaku ekonomi.'

'Mampu memberi keyakinan bahwa kebijakan pemerintah berada pada jalur yg benar dan memberi harapan masalah bisa diselesaikan.'

'Kalau tidak, kemungkinan kapital akan lari dan pengusaha pindah ke negara lain yg lebih menjanjikan harapan dan kepastian.'

Yusril berharap Pemerintah mampu menemukan jalan keluar dari kesulitan ekonomi.   

'Saya berharap Pemerintah akan mampu mencari jalan keluar dari keadaan yg sulit ini dan mampu pula memberi keyakinan.

Bahwa kebijakan yg diambilnya memberikan harapan kita akan mampu menghadapi berbagai tekanan dan keluar dari kesulitan.'

'Demikian twt saya. Semoga ada manfaatnya.'  (Rfd)

Baca Juga: 

Rupiah Melemah, Ini Wejangan SBY untuk Pemerintahan Jokowi

Rupiah Jeblok, Ini Doa Yusril Ihza Mahendra untuk Jokowi

Meme Kocak Rupiah Tembus 14.000 per Dollar AS (Bagian 2)

 

#Perlambatan Ekonomi #Pelemahan Rupiah #Presiden Jokowi #Yusril Ihza Mahendra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Menko Yusril tegaskan sanksi berat bagi oknum terkait dugaan sel mewah Lapas Cibinong temuan Ombudsman. "Jangan ada dusta!" Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Indonesia
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan media buktikan temuan Ombudsman soal sel mewah berfasilitas apartemen di Lapas Cibinong. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Indonesia
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan KPK periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Indonesia
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
BI menyatakan akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai fundamentalnya
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
Indonesia
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Pemerintah menelusuri pihak yang merekrut 8 WNI yang diduga awalnya ditawari pekerjaan sebelum diarahkan mengikuti dinas militer Rusia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Indonesia
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Kasus 8 WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia mendapat perhatian pemerintah. Yusril meminta masyarakat waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Indonesia
Pergerakan Rupiah Terdampak Pidato Kepala The Fed, Inflasi Melebihi Prediksi
para pembuat kebijakan harus yakin bahwa inflasi inti benar-benar bergerak menuju target mereka dengan kecepatan yang memadai.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pergerakan Rupiah Terdampak Pidato Kepala The Fed, Inflasi Melebihi Prediksi
Indonesia
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal kericuhan Pejompongan pasca demo 27 Agustus. Warga diminta tenang dan tak termakan hoaks selagi Polda Metro Jaya usut tuntas kasus ini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Indonesia
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Yusril Ihza Mahendra berharap situasi Aceh tetap kondusif setelah kericuhan dalam rangkaian peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Bagikan