Harapan Kemitraan Korsel, Jepang, dan AS Tetap Terjalin Baik Setelah Trump Menjabat
Bendera Korea Selatan. (Foto: Unsplash/Daniel Bernard)
MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri Korea Cho Tae-yul dan mitranya dari Jepang Takeshi Iwaya mengatakan pada hari Senin (13/1) bahwa kemitraan trilateral antara Seoul, Washington dan Tokyo akan tetap kuat di bawah pemerintahan AS Donald Trump yang akan datang.
Pernyataan tersebut disampaikan selama konferensi pers bersama antara Cho dan Iwaya di Seoul, yang menandai kunjungan resmi pertama menteri luar negeri Jepang untuk pertemuan bilateral dalam hampir tujuh tahun.
"Meskipun sulit untuk memprediksi kebijakan pemerintahan Trump kedua, kerja sama Korea-AS-Jepang merupakan fokus utama kebijakan luar negeri selama masa jabatan pertama Trump, dan saya berharap hal itu akan berlanjut pada masa jabatan kedua," kata Cho, seperti diberitakan The Korea Times.
"Yang jelas adalah bahwa ada dukungan bipartisan di Washington untuk kerja sama trilateral dan ada konsensus yang kuat di antara ketiga negara mengenai masalah ini."
Baca juga:
Iwaya juga menggemakan sentimen tersebut. Jika keadaan memungkinkan ia juga mengaku berencana menghadiri pelantikan presiden AS pada 20 Januari.
"Pada saat itu, saya akan menekankan kepada pemerintahan Trump yang baru tentang pentingnya kerja sama Jepang-AS-Korea, yang telah menjadi lebih penting dari sebelumnya," katanya.
Pesan-pesan dari para diplomat tinggi ini muncul di tengah kekhawatiran tentang keberlanjutan kerja sama keamanan trilateral di bawah kebijaka Trump saat memimpin AS.
Di lain hal, Tugas Presiden Yoon Suk Yeol ditangguhkan setelah ia dimakzulkan oleh Majelis Nasional pada bulan Desember tahun lalu karena penerapan darurat militer yang gagal. Penjabat Presiden Choi Sang-mok mengambil alih perannya. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama