Hanya Traumatik, 10 Korban Ledakan Gudang Brimob Sudah Boleh Pulang dari RS

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 05 Maret 2024
Hanya Traumatik, 10 Korban Ledakan Gudang Brimob Sudah Boleh Pulang dari RS

Petugas Kepolisian mengamankan area sekitar ledakan Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur (Jatim) Senin (4/3). Foto: ANTARA/HO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga Surabaya dikejutkan dengan insiden ledakan Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur (Jatim) Senin (4/3) kemarin. Kepolisian memastikan 10 orang korban ledakan yang sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya telah sembuh dan akan dipulangkan hari ini.

"InSya-Allah hari ini 10 korban ini sudah bisa dipulangkan, karena menurut analisa dari tim dokter dan sudah dilakukan rontgen dan pemeriksaan-pemeriksaan bagian dalam tidak ada bagian yang signifikan dan hanya traumatik saja," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, di Surabaya, Selasa (5/3).

Baca Juga:

Ledakan di Brimob Surabaya, Polda Jatim : Dari Mortir Sisa



Menurut Dirmanto, tidak ada tambahan korban akibat peristiwa ledakan kemarin. Adapun gudang yang menjadi lokasi ledakan saat ini dalam proses pembersihan dan sterilisasi.

"Ada barang-barang yang perlu diamankan dan masih disterilkan di sana," tandas perwira polisi dengan tiga melati di pundak itu dilansir dari Antara.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jatim Inspektur Jenderal (Irjen) Imam Sugianto menyebut ledakan di Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim di Surabaya menyebabkan 10 personel kepolisian terluka.

"Saya pastikan tidak ada korban meninggal, jadi hanya 10 korban luka-luka," kata Kapolda Jawa Timur kepada wartawan, setelah meninjau lokasi kejadian ledakan, kemarin.

Baca Juga:

10 Polisi Terluka Akibat Ledakan di Brimob Surabaya



Menurut Imam, para korban mengalami luka lantaran terkena serpihan kaca bangunan imbas ledakan. Saat ledakan terjadi para petugas sedang melaksanakan kegiatan latihan olah TKP pascaledakan di ruangan yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ledakan utama atau di gudang penyimpanan bahan peledak.

Kapolda memastikan seluruh personel kepolisian yang menjadi korban ledakan pagi tadi sudah mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan milik kepolisian. "Alhamdulillah sudah ditangani Rumah Sakit Bhayangkara dan tidak ada yang serius. Kami inapkan agar kondisinya bisa dilakukan observasi," ujarnya. (*)

Baca Juga:

Ledakan di Markas Brimob, Kapolda Jatim Akui Belum Punya Gudang Standar

#Ledakan Misterius #Brimob
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, dibubarkan aparat Brimob dengan gas air mata. Polisi menyita busur, ketapel, dan petasan dari lokasi bentrokan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Indonesia
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Kehormatan sebagai anggota Polri harus tecermin dalam sikap disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Indonesia
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Polisi telah memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi TKP ledakan masjid agar tidak didekati warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Indonesia
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Polri menghormati penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari mekanisme kontrol terhadap institusi publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Indonesia
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Peristiwa tragis ini memicu gelombang protes keras, menuntut evaluasi total atas keberadaan pasukan elit di tengah hiruk-pikuk masyarakat sipil
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Kapolri Listyo Sigit pecat Bripda MS usai kasus siswa MTs tewas di Tual. Komisi III DPR minta proses pidana tetap berjalan tanpa impunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Indonesia
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Selain menjaga muruah institusi, pemecatan tersebut mempermudah lembaga penegak hukum memproses hukuman pidana Bripda MA.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Indonesia
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Di sisi lain, proses pidana tetap bergulir secara independen sesuai ketentuan hukum berlaku guna memenuhi rasa keadilan publik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Indonesia
DPR Dukung Pemecatan Oknum Brimob yang Aniaya Remaja hingga Tewas, Disebut Beban Institusi
Meminta Bripda MS juga diproses secara pidana karena tindakannya yang menewaskan remaja tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Dukung Pemecatan Oknum Brimob yang Aniaya Remaja hingga Tewas, Disebut Beban Institusi
Bagikan