Hal yang Akan Terjadi Ketika Tidur Menggunakan Riasan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 19 Agustus 2021
Hal yang Akan Terjadi Ketika Tidur Menggunakan Riasan

Tidur dengan riasan yang menempel, bahaya untuk kesehatan kulit. (Foto: unsplash/KetutSubiyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEJADIAN ini mungkin sering terjadi bagi sebagian orang seperti, kecapean saat pulang kerja sehingga tidak sempat untuk membersihkan diri termasuk menghapus riasan, atau sedang saat asik menonton namun, tiba-tiba tertidur pulas dan tidak sempat menghapus riasan wajah.

Bagi sebagian orang ini, mungkin merasa tidur dengan riasan wajah yang masih menempel, bukanlah sebuah masalah. Namun, pakar kesehatan kulit mengatakan bahwa, tidur dengan menggunakan riasan akan berdampak buruk yang kompleks pada wajah dan kesehatan mata, dilansir dari laman Thehealthy.

Baca juga:

Makeup Tetap On Meski Pakai Masker

Pertama, dapat memicu timbulnya jerawat, iritasi, dan penuaan dini. “Tidur dengan riasan sangat buruk, karena akan membuat pori-pori tersumbat,” ujar Samer Jaber, MD, an assistant clinical professor at Mt. Sinai Hospital and a board-certified dermatologist with Washington Square Dermatology in New York City.

“Itu akan memberikan dampak signifikan seperti beruntus, jerawat, kulit kering dan iritasi,” lanjutnya.

Tidur dengan menggunakan riasan akan menimbulkan jerawat dan masalah kulit lainnya. (Foto: pexels/AnnaNekrashevich)
Tidur dengan menggunakan riasan akan menimbulkan jerawat dan masalah kulit lainnya. (Foto: pexels/AnnaNekrashevich)

Tak hanya tubuh, kulit juga perlu untuk istirahat dari kesibukan selama seharian. Saat tidur, kulit akan meregenerasi selnya. Jika kamu meninggalkan wajah dengan penuh riasan saat tidur, berarti kamu menjadi penghalang untuk perbaikan sel kulit wajah kamu, dan mendukung pertumbuhan masalah kulit.

Terlebih lagi, saat kamu sibuk di luar rumah, polusi dan debu yang menempel di kulit, menjadi pemicu timbul jerawat dan iritasi pada kulit wajah.

Baca juga:

Zoom Meeting Tanpa Makeup, Santai Aja

Selain kulit wajah, masalah lain dari menggunakan riasan saat tidur bisa berdampak buruk bagi kesehatan mata. Mata merupakan area yang paling sensitif dengan produk kecantikan. Riasan pada mata seperti eyeliner, maskara, dan eyeshadow, yang masih menempel saat kamu tidur, dapat membuat peradangan pada mata, infeksi, kemerahan pada lipatan mata, dan masalah di kornea mata.

Selain itu, dapat membuat mata menjadi iritasi dan meradang. (Foto: unsplash/DhyamisKleber)
Selain itu, dapat membuat mata menjadi iritasi dan meradang. (Foto: unsplash/DhyamisKleber)

Jika hal ini tidak ingin terjadi pada kamu, sebaiknya kamu menyempatkan diri untuk membersihkan riasan sebelum tidur, untuk menjaga kesehatan kulit wajah kamu. “Bagaimana cara mencuci dan membersihkan kulit untuk setiap orang, dan tergantung pada jenis kulitnya,” ujar Dr. Jaber.

Ia mengatakan bahwa, pemilik kulit berminyak, efektif untuk menggunakan pembersih wajah dengan konsistensi foam atau busa, dengan pembersih wajah busa ini, juga berfungsi untuk merawat kulit yang sensitif. (Cil)

Baca juga:

Cara Tepat Merawat Alat Makeup

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - 2 jam, 29 menit lalu
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan