Hak Veto AS Jegal Resolusi Gencatan Senjata Timteng dari Rusia di PBB, Akhirnya Pakai Usulan Bahrain

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 12 Maret 2026
 Hak Veto AS Jegal Resolusi Gencatan Senjata Timteng dari Rusia di PBB, Akhirnya Pakai Usulan Bahrain

Suasana forum Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB New York, Amerika Serikat. ANTARA/Suwanti

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Amerika Serikat (AS) menggunakan hak vetonya untuk menolak rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang diajukan Rusia, terkait seruan gencatan senjata di Timur Tengah dan kecaman atas serangan terhadap warga sipil.

"Sembilan negara abstain dan empat mendukung," tulis laporan RIA Novosti, terkait hasil voting usulan resolusi damai dari Rusia, dilansir Antara, Kamis (12/3).

Kantor berita Rusia itu menambahkan Latvia ikut mendukung langkah AS menolak rancangan resolusi yang diajukan negeri Beruang Merah.

Baca juga:

Prabowo Hubungi Mohammed bin Salman, Bahas Dampak Konflik AS-Israel dan Iran

Isi Resolusi Usulan Rusia

Dokumen rancangan Rusia meminta semua pihak segera menghentikan permusuhan di Timur Tengah dan sekitarnya. Rusia juga menekankan pentingnya menjamin keamanan semua negara di kawasan Timur Tengah.

Resolusi itu juga mengecam serangan terhadap warga sipil serta menyerukan agar pihak-pihak yang terlibat kembali ke jalur diplomasi. Meski demikian, rancangan tersebut tidak menyebutkan negara tertentu sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Baca juga:

Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Nasib Grup G Belum Jelas

DK PBB Pakai Resolusi Bahrain

Imbas dari penggunaan Hak Veto AS, DK PBB akhirnya mengadopsi resolusi lain yang dirancang Bahrain. Resolusi ini didukung 13 negara, sementara Rusia dan China abstain.

Resolusi yang diusulan Bahrain menuntut Iran menghentikan serangan terhadap negara-negara Teluk, termasuk Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania.

Namun, resolusi Bahrain tidak menyebutkan serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, sekaligus menimbulkan kritik karena dianggap tidak seimbang dalam menyoroti eskalasi konflik.

Negara-negara yang menolaj menuding resolusi Bahrain memperlihatkan adanya konsensus mayoritas negara anggota DK PBB untuk menekan Iran, meski mengabaikan agresi pihak lain. (*)

#Dewan Keamanan Pbb #Rusia #Timur Tengah
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Prabowo dipastikan batal menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan. Istana menyebut Presiden memilih fokus menyelesaikan berbagai agenda prioritas di dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Indonesia
Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!
IRGC Iran menembakkan peringatan ke kapal tanker di lepas pantai Sirik, menegaskan penutupan total Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!
Dunia
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
IRGC memperingatkan Timur Tengah akan jadi “neraka” bagi Amerika Serikat dan sekutunya jika Selat Hormuz terus diganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
Indonesia
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Prabowo menilai dukungan dan komitmen Pemerintah Turkiye terhadap Indonesia menunjukkan hasil nyata dari hubungan diplomatik yang erat dan telah berjalan sangat baik antara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Delegasi Indonesia meraih total enam medali individu, terdiri atas 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Indonesia
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
Indonesia
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Situasi global saat ini "kompleks dan bergejolak" karena meningkatnya "hegemoni sepihak," tetapi perdamaian, pembangunan, dan kerja sama tetap menjadi aspirasi utama dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Indonesia
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Rusia menegaskan tetap memasok minyak ke Indonesia sesuai perjanjian meski menghadapi sanksi Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Indonesia
Terminal Minyak Karimun Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, Rusia Tetap Siap Kirim Minyak ke Indonesia
Rusia tetap dalam kondisi baik, meski telah menghadapi sanksi dari Uni Eropa selama lebih dari 10 tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Terminal Minyak Karimun Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, Rusia Tetap Siap Kirim Minyak ke Indonesia
Bagikan