Hadapi Pilkada Jateng, PPP Siapkan Tiga Strategi
Ketua Umum PPP M Romahurmuziy. (ANTARA FOTO/Jafkhairi)
MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy mengatakan, partainya menyiapkan tiga skenario untuk Pilkada Jawa Tengah 2018, pertama menawarkan anggota DPD Ahmad Muqowam sebagai calon wakil gubernur untuk mendampingi Ganjar Pranowo.
"Muqowam diajukan kepada PDIP sebagai bakal Cawagub Jateng merupakan salah satu dari tiga skenario menghadapi Pilkada Jateng disebut BangJo, abang (merah) dan ijo (hijau) yakni warna kebanggaan PDIP-PPP," kata Romahurmuziy seperti yang dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (8/11).
Dia menilai, Muqowam sangat berpengalaman dalam berbagai bidang dan merupakan teman Ganjar Pranowo sehingga diyakini tidak kesulitan dalam membangun sinergi antara gubernur dengan wakil gubernur.
Namun, menurut Romy, untuk progres ke depannya PPP menunggu jawaban dari PDI Perjuangan terkait opsi tersebut.
"Bagaimana untuk progres ke depannya, tentu sekali lagi namanya juga orang ngelamar, kita tunggu jawaban yang dilamar, kira-kira begitu," katanya.
Skenario kedua, menurut Romy, PPP tetap menyiapkan kader untuk diajukan sebagai calon gubernur dengan membangun komunikasi bersama partai di luar koalisi.
Dan skenario ketiga, katanya, PPP menyiapkan kader untuk diajukan sebagai calon wakil gubernur bersama dengan koalisi partai lainnya.
"PPP belum mendapatkan jawaban setelah sudah menawarkan secara terbuka, ada alternatif yang lain yaitu membangun di luar koalisi untuk maju sendiri sebagai nomor satu, atau maju sendiri sebagai nomor dua bersama dengan koalisi lainnya," katanya.
Di sisi lain, dia mengatakan PPP bersikap hati-hati dalam membangun komunikasi mengusung pasangan calon maupun partai dalam Pilkada Jateng.
Romy mengatakan, karena belajar dari pengalaman gelombang kontestasi Pemilu Presiden 2014 yang tidak berujung, dan membelah masyarakat menjadi pro dan kontra dialaskan kepada isu-isu sektarian.
"Ditambah lagi dengan eskalasi Pilkada DKI Jakarta membuat kita harus sekarang ini berhati-hati membangun pesangan calon maupun partai dalam pilkada," katanya.
Dia mengakui wilayah Jateng dikenal sebagai basis massa PDI Perjuangan sejak berdirinya PNI sehingga kalau suasana eskalasi berbasis sektarian seperti pilkada lima tahun lalu masih terjadi maka rentan menjadi panas.
Karena itu, dia menilai dibutuhkan koalisi di Jateng lebih berpelangi koalisi semangka atau BangJo agar tenang. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Menko Yusril Bongkar Alasan Pemerintah Tak Mau Jadi Penengah Konflik Dualisme PPP
Obitarium Suryadharma Ali: Karier Moncer Sang Mantan Menteri Hingga Tersandung Kasus Korupsi
Jelang Muktamar Pemilihan Ketum Baru, Kader PPP Minta Ketua Majelis Partai Romahurmuziy Dievaluasi
Aksi Rommy Tawarkan Kursi Ketum ke Mentan Amran, Dikritik Elit DPP PPP
PPP Bakal Percepat Jadwal Muktamar
Plt Ketum PPP Mardiono Sambangi Prabowo Subianto di Rumah Kertanegara
Tinggalkan PDIP, PPP Gabung Koalisi Indonesia Maju
PPP Tegaskan Dukung Ahmad Ali di Pilkada Sulteng
Gagal ke Senayan, Majelis PPP Desak Gelar Muktamar
Hasil Rapimnas IX PPP Fokus Menangkan Pilkada dan Konsolidasi Partai