Hadapi Kritik, Paus Fransiskus Tampil Kenakan Masker di Acara Publik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 21 Oktober 2020
Hadapi Kritik, Paus Fransiskus Tampil Kenakan Masker di Acara Publik

Sejumlah biarawati berdoa di Lapangan ketika Paus Fransiskus memimpin doa Regina Coeli. (31/5/2020). ANTARA/REUTERS/Remo Casilli/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Paus Fransiskus memakai masker untuk pertama kalinya dalam acara publik pada Selasa (20/10), ketika dia dan para pemimpin agama lainnya menghadiri pelayanan doa untuk perdamaian di seluruh dunia.

Selama kebaktian yang berlangsung di Basilika Santa Maria di Roma itu, Paus memakai masker putih. Sebelumnya, ia hanya mengenakan masker di dalam mobil yang membawanya ke audiensi mingguan di Vatikan.

Dia telah mendapat kritik, terutama di media sosial, karena tidak mengenakan masker dalam acara-acara publik yang terkadang membuatnya berhubungan dekat dengan pengunjung.

Baca Juga:

Paus Fransiskus Serukan Negara-Negara Hormati Kesepakatan Iklim Paris

Fransiskus (83) menghadiri kebaktian bersama para pemimpin Kristen lainnya di basilika, termasuk Patriark Bartholomew, pemimpin spiritual Kristen Ortodoks.

Bersamaan dengan itu di lokasi lain di Roma, penganut Yahudi berdoa di sinagoga kota dan para pemimpin Buddha, Sikh, Hindu, dan Muslim juga berdoa untuk perdamaian.

Paus hanya melepas maskernya saat membaca pidato, seperti yang dilakukan para pemimpin lain ketika mereka berbicara, dan kembali memakainya kembali ketika dia selesai berbicara.

Paus Fransiskus saat memimpin misa Minggu Palma di Basilika Santo Petrus, 5 April 2020. ANTARA FOTO/Alberto Pizzoli/Pool via REUTERS/aww.
Paus Fransiskus saat memimpin misa Minggu Palma di Basilika Santo Petrus, 5 April 2020. ANTARA FOTO/Alberto Pizzoli/Pool via REUTERS/aww.

Acara berlanjut di alun-alun Campidoglio yang berdekatan yang dirancang oleh Michelangelo, di mana para pemimpin agama Kristen dan non-Kristen membacakan pidato, beberapa di antaranya berupa pesan kepada politisi.

"Perdamaian adalah prioritas semua politik," kata Paus.

"Tuhan akan meminta pertanggungjawaban dari mereka yang gagal untuk mencari perdamaian, atau yang mengobarkan ketegangan dan konflik. Dia akan memanggil mereka untuk mempertanggungjawabkan semua hari, bulan, dan tahun perang yang dialami oleh bangsa-bangsa di dunia."

Paus Fransiskus mengatakan pandemi telah menunjukkan bahwa "tidak ada yang bisa selamat sendiri".

Peristiwa itu terjadi ketika jumlah orang yang dinyatakan positif virus corona terus meningkat di Italia dalam beberapa minggu terakhir. Italia mencatat 10.874 kasus baru COOVID-19 dalam 24 jam terakhir, naik dari 9.338 kasus pada Senin (19/10).

Baca Juga:

Jokowi dan Rakyat Indonesia Ikut Doa

Tercatat lonjakan kasus yang relatif kecil di Vatikan, di mana empat anggota Garda Swiss, korps elit yang bertugas melindungi paus, juga dinyatakan positif COVID-19.

Doa tahunan tersebut dimulai oleh mendiang Paus Yohanes Paulus dan Komunitas Katolik Roma Sant 'Egido pada 1986. Acara tersebut diperkecil tahun ini karena pandemi virus corona.

Justin Welby, Uskup Agung Canterbury dan pemimpin spiritual Anglikan dunia, seharusnya menghadiri acara tahun ini tetapi batal karena pembatasan yang diterapkan untuk mengurangi penyebaran COVID-19. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Petinggi GP Ansor dan Banser Cium Tangan Paus Fransiskus

#Paus Fransiskus #Masker #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lifestyle
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Film dokumenter Aldeas menghadirkan kesaksian terakhir Paus Fransiskus. Diproduseri Martin Scorsese, tayang perdana di Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Dunia
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Presiden Palestina Mahmoud Abbas terlihat meletakkan buket bunga di atas makam sederhana berlapis marmer putih dengan ukiran nama Franciscus
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Indonesia
Ketua KWI Sebut Paus Leo XIV Manusia Biasa, Ajak Indonesia Atasi Kemiskinan Spiritual Bersama-sama
Menurut Subianto, semangat pelayanan yang ditunjukkan Paus Leo XIV merupakan kelanjutan dari ajaran Paus Fransiskus sebelum meninggal dunia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Mei 2025
Ketua KWI Sebut Paus Leo XIV Manusia Biasa, Ajak Indonesia Atasi Kemiskinan Spiritual Bersama-sama
Bagikan