Habis Sidak Gudang Bulog Kelapa Gading, Buwas Bilang Begini!

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 27 Februari 2020
 Habis Sidak Gudang Bulog Kelapa Gading, Buwas Bilang Begini!

Dirut Bulog Budi Waseso atau akrab disapa Buwas (MerahPutih/ Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Bulog Kanwil DKI dan Banten di Kelapa Gading, Kamis (27/2). Sidak dilakukan guna memastikan ketersediaan pasokan beras di Indonesia menjelang Ramadhan dan Idul Fitri mendatang.

Budi Waseso atau akrab disapa Buwas menyebutkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara Nasional yang tersedia di Gudang Bulog tersisa 1,7 juta ton. Khusus stok di DKI Jakarta, ketersediaan pasokan mencapai lebih dari 323.000 ton.

Baca Juga

Inilah Top 5 Penghasil Beras Terbesar Dunia, Indonesia ke Berapa Ya?

"Artinya, stok untuk nasional dan DKI ini aman karena nanti dalam waktu dekat kemungkinan Maret akhir kita akan melakukan penyerapan kembali di beberapa daerah yang memproduksi beras," kata Buwas di Gudang Bulog Kelapa Gading Jakarta, Kamis (27/2).

Dengan stok Bulog yang cukup besar dan tersebar di seluruh Indonesia, masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan dan harga beras menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.

Stok beras di gudang Bulog
Petugas Bulog memeriksa stok beras medium di gudang beras Perum Bulog (ANTARA FOTO/Rahmad)

Dalam sidak tersebut, Buwas juga memperlihatkan sejumlah unit gudang terisi penuh oleh beras, termasuk beras eks impor dari Pakistan dan Thailand. Buwas pun menunjukkan kualitas beras yang disimpan di gudang bebas dari kutu, tidak berbau, apalagi dalam keadaan busuk.

"Semua beras di gudang ini akan kami proses melalui mesin rice to rice sehingga tidak ada lagi cerita beras Bulog berkutu dan bau," kata Mantan Kepala BNN tersebut.

Ada pun untuk menjaga stabilisasi harga beras medium, Perum Bulog di seluruh wilayah terus aktif melaksanakan Program KPSH (Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga) Beras Medium atau dikenal dengan operasi pasar. Realisasi pelaksanaan KPSH sejak Januari sampai dengan Rabu (26/2) sebesar 300.000 ton.

Baca Juga

Tekan Harga Beras di Jakarta, Bank DKI Bagikan Kartu Sakti ke Pedagang

Kegiatan KPSH, sebagaimana dikutip Antara, dilaksanakan setiap hari secara masif melalui pengecer di pasar tradisional, retail modern, jaringan Sahabat Rumah Pangan Kita (RPK), sinergi BUMN serta distributor sehingga mampu menahan laju kenaikan harga beras hampir selama tahun 2019.

Bulog juga sudah turut serta dalam memasok beras untuk Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Penyaluran beras BPNT dilakukan melalui e-warong dan agen Himbara (Agen Brilink dan Agen 46) serta melalui RPK (Rumah Pangan Kita). Sampai Rabu (56/2) Bulog telah menyalurkan beras BPNT sebanyak 43.000 ton. (*)

#Komjen Pol Budi Waseso #Beras #Bulog #Gudang Bulog #Dirut Bulog
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Sengatan harga tidak hanya berasal dari varian cabai rawit, namun juga merembet ke komoditas bawang dan pasokan beras nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Indonesia
Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras Petani, Stok Makin Banyak
Keberhasilan serapan berdampak langsung terhadap penguatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang saat ini berada pada level tertinggi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras Petani, Stok Makin Banyak
Indonesia
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak ini adalah cabai merah, bawang merah, tomat, beras dan sawi hijau.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Indonesia
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Bulog memiliki sarana dan prasarana yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari gudang, jaringan logistik, hingga fasilitas pengolahan gabah dan beras.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Indonesia
Bantuan Beras Bagi ASN, TNI dan Polri Masih Dimatangkan, Dapat 10 Kilogram Per Bulan
Ketersediaan beras yang melimpah saat ini membuat pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan berbagai program intervensi
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Bantuan Beras Bagi ASN, TNI dan Polri Masih Dimatangkan, Dapat 10 Kilogram Per Bulan
Indonesia
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Cadangan beras pemerintah mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026. Pemerintah menyebut angka tersebut menjadi stok beras tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Indonesia
Bulog Tebar 828.000 Ton Beras SPHP, Jaga Harga Pasar Tetap di Bawah Rp 13.500 per Kg
Beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kilogram dengan kualitas medium sesuai standar pemerintah, dan kini juga disiapkan dalam kemasan 2 kilogram.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Bulog Tebar 828.000 Ton Beras SPHP, Jaga Harga Pasar Tetap di Bawah Rp 13.500 per Kg
Indonesia
Cadangan Beras 5 Juta Ton Diklaim Bikin Harga Beras Premium Stabil
harga eceran tertinggi (HET) digunakan sebagai acuan pengendalian harga di tingkat konsumen guna menjaga keterjangkauan pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Cadangan Beras 5 Juta Ton Diklaim Bikin Harga Beras Premium Stabil
Indonesia
Bulog Serap 2,4 Juta Ton Beras Petani, Semuanya Jadi Cadangan Pemerintah
Bulog menerapkan kebijakan penyerapan gabah dan beras dengan standar kualitas tertentu, yakni hanya hasil panen yang telah mencapai usia optimal untuk menjaga mutu produk yang dihasilkan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Bulog Serap 2,4 Juta Ton Beras Petani, Semuanya Jadi Cadangan Pemerintah
Indonesia
Luas Panen Padi Turun 3,16 Persen di Maret 2026
Produksi beras pada Maret 2026 diperkirakan sebesar 5,04 juta ton atau turun 3,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Luas Panen Padi Turun 3,16 Persen di Maret 2026
Bagikan