Guru Besar IPB: Quick Count tak Mungkin Bohong

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 21 April 2019
Guru Besar IPB: Quick Count tak Mungkin Bohong

Ilustrasi surat suara Pilpres 2019. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Guru Besar Statistika Institut Pertanian Bogor (IPB) Asep Saefudin, memastikan semua lembaga survei anggota Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) melaksanakan Quick Count dengan integritas tinggi.

"Buktinya, mereka berani menunjukkan transparansi datanya. Anda bisa lihat dapur dari tiap lembaga di bawah Persepi yang melaksanakan quick count," kata Asep saat menghadiri Ekspose Data Hasil Quick Count oleh Anggota PERSEPI di Hotel Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4)).

Guru Besar Statistika Institut Pertanian Bogor (IPB) Asep Saefudin
Guru Besar Statistika Institut Pertanian Bogor (IPB) Asep Saefudin

Asep yang menjabat sebagai Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) juga menyatakan bahwa Quick Count adalah proses metodologi yang menggunakan nalar akademis sehingga bisa dipertanggungjawabkan.

"Quick Count ini bukti kemajuan dan modernisasi demokrasi Indonesia. Kita menjadikan ilmu pengetahuan sebagai basis kita berpolitik," kata Asep.

Data dan metode Quick Count yang bisa dipertanggungjawabkan juga harusnya tidak perlu dipermasalahkan dengan menuding hasil Quick Count sebagai kebohongan atau upaya menggiring opini.

"Tidak perlu baper (bawa perasaan) dengan hasil Quick Count. Selama ada data yang benar dan metode secara statistika berani dibuka, ya hasilnya akurat," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Anggota Dewan Etik PERSEPI Prof. Hamdi Muluk. Menurutnya, politisi-politisi tidak perlu melontarkan pernyataan menuduh prosedur dan metodologi yang dilakukan lembaga survei sebagai kebohongan.

PERSEPSI
Anggota Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI). Foto: MP/Kanugrahan

"Hari ini anggota PERSEPI membuka semua data dan metodologi yang bisa dipertanggungjawabkan, tuduhan-tuduhan yang dilontarkan ke kami justru membuat mereka jadi seperti anti-sains, kan," kata Hamdi.

Sepuluh lembaga anggota PERSEPI yang melaksanakan Quick Count pada Pemilu 2019 lalu, melakukan ekspose data untuk menunjukkan hasil akhir, sampel, serta metodologi yang dilakukan selama proses Quick Count. Lembaga tersebut antara lain Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Cyrus Network, Saiful Mujani Research Center (SMRC), Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Indikator Politik, Populi Center, Charta Politika, Indo Barometer, Poltracking, dan Konsep Indonesia. (Knu)

#Institut Pertanian Bogor (IPB)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Upstream Youth Champs 2026 Ajak Mahasiswa IPB Kenali Industri Hulu Migas
Sejumlah mahasiswa IPB mengunjungi gelaran Upstream Youth Champs 2026 (UYC) di IPB University, Bogor, pada Selasa (22/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 22 September 2026
Upstream Youth Champs 2026 Ajak Mahasiswa IPB Kenali Industri Hulu Migas
Indonesia
Pakar IPB Ikut Kritik Cara Pemprov DKI Musnahkan Ikan Sapu-Sapu
Ikan sapu-sapu memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi, bahkan ketika sudah tidak berada di dalam air.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Pakar IPB Ikut Kritik Cara Pemprov DKI Musnahkan Ikan Sapu-Sapu
Lifestyle
Tiga Langkah Strategis Ala Pakar IPB Kendalikan Ikan Sapu-Sapu di Perairan Jakarta
Selain aturan hukum, penggunaan teknologi environmental DNA (eDNA) menjadi rekomendasi utama untuk mendeteksi keberadaan spesies ini sebelum populasi melonjak tak terkendali
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 April 2026
Tiga Langkah Strategis Ala Pakar IPB Kendalikan Ikan Sapu-Sapu di Perairan Jakarta
Indonesia
IPB Mulai Lakukan Proses Penanganan Kasus Pelecehan Seksual
Saat ini Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) IPB tengah melakukan proses penanganan atas dugaan kasus tersebut melalui sejumlah tahapan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
IPB Mulai Lakukan Proses Penanganan Kasus Pelecehan Seksual
Indonesia
Prabowo Lantik Rektor IPB Jadi Kepala BRIN, Dwiarso Budi Santiarto Jadi Wakil Ketua MA
Prof. Dr. Arif Satria adalah Rektor IPB yang menjabat untuk periode kedua (2023–2028). Pria kelahiran 17 September 1971 ini merupakan Guru Besar Tetap di Fakultas Ekologi Manusia IPB.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 November 2025
Prabowo Lantik Rektor IPB Jadi Kepala BRIN, Dwiarso Budi Santiarto Jadi Wakil Ketua MA
Indonesia
Peneliti IPB Ungkap Strategi Cerdas Tekan Karhutla dengan Padukan AI dan Keterlibatan Masyarakat
Semua kembali lagi ke masyarakat, bagaimana teknologi itu digunakan oleh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Agustus 2025
Peneliti IPB Ungkap Strategi Cerdas Tekan Karhutla dengan Padukan AI dan Keterlibatan Masyarakat
Indonesia
Guru Besar IPB: Penurunan Tarif Impor AS Harus Diikuti Konsistensi Kedua Negara
Indonesia dapat memperoleh devisa yang cukup untuk menunjang kegiatan impor
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 Juli 2025
Guru Besar IPB: Penurunan Tarif Impor AS Harus Diikuti Konsistensi Kedua Negara
Indonesia
IPB Turun Tangan Atasi Kemacetan Dramaga Bogor Imbas Pengembangan Kampus
Penataan kawasan Dramaga yang turut dibantu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu mengedepankan konsep Dramaga University Town.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Mei 2024
IPB Turun Tangan Atasi Kemacetan Dramaga Bogor Imbas Pengembangan Kampus
Bagikan