Gunung Merapi "Batuk", Bandara Adisutjipto Siap Fasilitasi Evakuasi Penumpang

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 24 Mei 2018
Gunung Merapi

Gunung Merapi pasca letusan freatik pada pukul 13.49 WIB dengan durasi dua menit tim SAR melakukan pemantauan langsung puncak Gunung Merapi (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi meningkat dalam beberapa hari belakangan. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) telah menaikan statusnya menjadi waspada.

Kenaikan status Gunung Merapi tersebut seiring terjadinya beberapa fenomena di sekitar lokasi. Salah satu penandanya yakni turunnya monyet ekor panjang dari kawasan Gunung Merapi. Dengan meningkatnya aktivitas Merapi, Otoritas Bandara Adisutjipto Yogyakarta , PT Angkasa Pura (AP) I telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menghadapi efek terburuk dari letusan Gunung Merapi.

Pasalnya aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta terus meningkat. Bahkan letusan kembali terjadi siang tadi sekitar pukul 10.48 WIB.

Monyet ekor panjang mulai turun
Monyet ekor panjang di sekitar kantor TNGM Yogyakarta (MP/Teresa Ika)

Jika bandara ditutup, penerbangan akan dialihkan ke bandara terdekat misalnya di Bandara Adi Soemarno di Jawa Tengah. PT Angkasa Pura I pun telah menyiapkan transportasi darat auntuk memindahkan penumpang terdampak ke lokasi stasiun kereta atau terminal bus terdekat.

"Sementara yang kami siapkan adalah Bus. Mobil bisa menyesuaikan apabila nanti diperlukan," kata Kepala Legal dan Humas Bandara Adi Sucitjipto Yogyakarta, Liza Anindya di Yogyakarta, Kamis (24/05) 2018.

Selain itu ruang tunggu tambahan turut dipersiapkan. Liza menambahkan hal ini dilakukan guna mengantisipasi penumpukan penumpang jika ada penundaan atau pembatalan penerbangan.

"Ruang tunggu di terminal international kami siapkan sebagai ruang tunggu tambahan kalau ada pendingan pesawat," kata Liza.

Petugas memantau aktivitas Gunung Merapi
Petugas memantau aktivitas kondisi Gunung Merapi pasca kenaikan status dari normal menjadi waspada dengan radio komunikasi di kawasan Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Walau Merapi sudah dua kali batuk-batuk, Ia menegaskan hingga kini belum ada rencana penutupan Bandara Adisutjipto. Kegiatan penerbangan masih berjalan normal dan tidak terdampak debu Merapi. Namun jika kondisi memburuk, Bandara akan segera ditutup.

"Keputusan penutupan bandara Adisutjipto diserahkan kepada Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP) Kementerian Perhubungan,"ujarnya.

Seluruh persiapan ini dibentuk sebagai tindak lanjut arahan Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso untuk bersiaga menghadapi letusan Merapi. Usai arahan keluar, Angkasa Pura segera melakukan melakukan test di aerodrome observation.

"Hasilnya negatif. Artinya tidak ada debu merapi," jelas Liza.

Hingga kini otoritas bandara Adisutjipto terus melakukan koordinasi dengan pihak maskapai penerbangan, AirNav Indonesia serta BPPTKG untuk memantau kondisi perkembangan Gunung Merapi.

Bantuan untuk warga di sekitar Gunung Merapi
Petugas dibantu warga menurunkan bantuan logistik untuk pengungsi di Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Letusan kedua Merapi siang tadi membuat sejumlah satwa yang tinggal di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) turun daei habitatnya dan bergerak kepermukiman penduduk.

Pantauan merahputih.com monyet ekor panjang yang merupakan fauna asli Di TNGM tampak asyik "nongkrong" di Kantor TNGM yang berlokasi di Jalan Kaliurang km 22, Pakem Sleman Yogyakarta. Kantor TNGM berlokasi delapan km dari Merapi. Monyet ekpr panjang ini datang bergerombol sejak pagi hari. semakin siang jumlahnya bertambah banyak.

Kepala Balai TNGM Ammy Nurwati mengimbau masyarakat yang melihat fauna asli Gunung Merapi ini untuk tidak mengganggu dan menangkapnya.

"Fauna yang ada di TNGM yakni monyet ekor panjang kancil Rusa dan babi hutan. kalau ada yang lihat. Jangan dibunuh. Mereka tidak menganggu manusia,"tegasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Merapi Semburkan Magma, Sultan Imbau Warga Kemasi Barang Berharga

#Gunung Merapi #Gunung Meletus #Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Bandara Catania di Sisilia ditutup akibat erupsi Gunung Etna. Abu vulkanik dari empat kawah mencapai ketinggian 1,5 km, memaksa pembatasan penerbangan masuk dan keluar.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Guna menjaga kesehatan, masyarakat yang terpapar hujan abu diimbau untuk segera menggunakan pelindung diri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Bagikan