Gunung Dukono Halmahera Meletus

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juli 2024
Gunung Dukono Halmahera Meletus

Lontaran abu letusan Gunung Dokuno di Pulau Halmahera, Maluku Utara, Selasa (9/7/2024) (ANTARA/HO-Badan Geologi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Maluku Utara, meletus dan menghembuskan abu lebih kurang setinggi 1,2 kilometer, Selasa (9/7) sore.

Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo 11 mm hingga menimbulkan lama getaran gempa 119,92 detik. Sementara letusan menyemburkan abu lebih kurang setinggi 1,2 kilometer ke Udara.

Kepala Badan Geologi M Wafid mengatakan fenomena letusan terjadi pada pukul 17.56 WIT. Merujuk catatan Badan Geologi letusan tersebut adalah yang pertama sejak bulan Mei 2024 lalu.

Petugas dari pos pengamatan Gunung Dukono mengamati tinggi kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah selatan dan barat daya.

Baca juga:

Gunung Semeru 8 Kali Erupsi dengan Tinggi Letusan hingga 800 Meter, Belum Mengganggu Aktivitas Warga

Atas letusan tersebut Badan Geologi menetapkan status Gunung Dukono pada Level II atau Waspada.

Badan Geologi mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono maupun wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari Kawah Malupang Wariran.

Begitupun jika terdampak hujan abu, masyarakat diharapkan selalu memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya gangguan sistem pernafasan.

Gunung Dukono terdiri dari beberapa kawah berapi dengan berketinggian 1.335 MDPL yang berada di bagian Utara Pulau Halmahera, atau berjarak sekitar 34 kilometer dari Gunung Ibu.

Baca juga:

Kamis Pagi, Gunung Semeru 6 Kali Erupsi

Pemukiman terdekat berada pada jarak 11 kilometer dari puncak gunung api tersebut. Kota Tobelo sebagai pemukiman yang paling padat di Halmahera Utara berada terpaut 14 kilometer di sebelah barat daya Gunung Dukono.

Masyarakat diminta tetap tenang dengan tidak terpengaruh informasi selain dari Badan Geologi ataupun lembaga resmi pemerintah lainnya.

Bila terjadi peningkatan status atau aktivitas akan segera diinformasikan melalui petugas pos pengamatan dan atau lembaga terkait lainnya. (*)

#Erupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu erupsi lagi pada pukul 20:08 WIB dengan tinggi letusan semakin tinggi dibandingkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Perubahan arah dan kecepatan angin pada lapisan atmosfer berbeda dapat mendorong abu bergerak ke barat daya.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Kesiapsiagaan dini dinilai akan mengurangi risiko negatif baik dari jumlah korban maupun kerusakan material. 

Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Bagikan