Gugus Tugas Libatkan Multipihak dalam Tangani Pademi Corona

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 25 Maret 2020
Gugus Tugas Libatkan Multipihak dalam Tangani Pademi Corona

Relawan menunjukan brosur sosialisasi waspada COVID-19 di Kelurahan Cisalak, Kota Depok Jawa Barat, Rabu (25/3/2020). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo selalu menekankan pelibatan multipihak atau disebut pentaheliks dalam penanganan virus corona atau COVID-19.

Pentaheliks tersebut adalah pemerintah, akademisi atau pakar, masyarakat, lembaga usaha, dan media massa. Pemanfaatan metode pentaheliks berbasis komunitas menjadi ujung tobak dalam penanganan.

Baca Juga:

Dampak Corona, Pemerintah Minta Pemda Relaksasi Keringanan Pajak bagi Pengusaha

"Tim relawan itu penting saat ini bagi kami karena konsepsi dalam penanganan mengatasi wabah COVID-19 ini pemerintah tidak mungkin berdiri sendiri," kata Doni di Jakarta, Rabu (25/3).

Ilustrasi - Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersiap melakukan tes cepat (rapid test) pendeteksian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020) ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersiap melakukan tes cepat (rapid test) pendeteksian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020) ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.

Doni mengungkapkan bahwa pemerintah tidak mungkin sendiri untuk menghadapi pandemik corona. Peran masyarakat maupun sukarelawan sangat penting dalam membantu percepatan penanganan.

“Demikian juga komunitas. Terutama dari kalangan relawan sendiri. Termasuk juga tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan," ujarnya.

Baca Juga:

Dana Reses Dipotong untuk Korban COVID-19, Popularitas DPR Diprediksi Bakal Meningkat

Doni menambahkan bahwa siapa saja yang ada dalam pentaheliks ini, pemerintah, pemerintah pusat, didukung oleh seluruh institusi pusat, baik di pusat maupun di daerah, seperti TNI dan Polri.

"Ada juga peran dari akademisi, dari para peneliti, para periset, media massa, termasuk peran dunia usaha yang sudah mulai bergerak memberikan dukungan kepada gugus tugas," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Sekelompok Warga Nongkrong di Jalanan Dibubarkan Polisi dan Tentara

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan