Gubernur Jabar KDM Minta Teras Cihampelas Dibongkar, ini nih Sejarah Pembangunannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 05 Juli 2025
Gubernur Jabar KDM Minta Teras Cihampelas Dibongkar, ini nih Sejarah Pembangunannya

Penampakan dari atas Teras Cihampelas.(foto: website/Bandung.go.id )

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPTUIH.COM - TERAS Cihampelas menjadi salah satu spot ikonis yang kerap didatangi ketika berkunjung ke Bandung. Teras Cihampelas merupakan tempat yang padat pengujung terlebih saat musim libur sekolah. Bangunan ini merupakan bagian dari skywalk alias penyebrangan penjalan kaki yang punya banyak lini menarik.

Teras Cihampelas dibangun tepat di Jalan Cihampelas, Tamansari, Bandung. Bagunan ini berdiri di jalan sepanjang 450 meter, dengan lebar 9 meter dan tinggi 4,6 meter dari permukaan jalan.

Teras Cihampelas dibangun dengan material yang kokoh. Konstruksi rangkanya saja hampir sebagian besar menggunakan baja. Ada pula beton. Pada bagian alas, Teras Cihampelas menggunakan granit dan kayu.

Pembangunan Teras Cihampelas sudah dimulai sejak 2016 di bawah kepemimpinan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada 4 Februari 2017, pembangunan Teras Cihampelas selesai. Dengan begitu, bangunan Teras Cihampelas terhitung sudah ada selama hampir 1 dekade.

Baca juga:

Bandung Zoo Terpaksa Tutup Sementara Akibat Konflik Manajemen



Gagasan pembangunan Teras Cihampelas ini ialah sebagai lokalisasi penataan kota yang diperuntukan bagi para pedagang kaki lima (PKL) agar berjualannya rapi dan tidak menggangu arus lalu lintas. Dulunya, kawasan Cihampelas hampir sebagian dari badan jalannya digunakan untuk tempat mangkal pada pedagang kaki lima.

Tata kota Jalan Cihampelas sebelum adanya Teras Cihampelas cukup semrawut. Ketersediaan jalur pejalan kaki sangat buruk. Kendaraan lalu lalang membuat macet ditambah padatanya PKL. Namun, seiring pembangunan Teras Cihampelas, perlahan-lahan alur masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut semakin rapi.

Pembangunan Teras Cihampelas menelan dana anggaran Rp 48 miliar. Ada lebih ratusan stan yang diperuntukan bagi pelaku ekonomi. Kawasan ini juga membagi dengan rata luas ruang sesuai dengan kegunaannya. Masyarakat menyebutkan zona-zona Teras Cihampelas.

Pertama, Zona A merupakan area catwalk. Kawasan ini diperuntukan bagi masyarakat beraktivitas di bidang fasyen. Kedua Zona B, kawasan penggemar permainan remote control (RC). Di sini masyarakat dapat menyaksikan ajang balapan.

Ketiga Zona C, kawasan ini untuk coworking space. Tersedia beberapa lini hiburan visual seperti sejarah Cihampelas. Keempat Zona D, kawasan yang diperuntukan bagi pengguna drone race.

Sebagai salah satu spot liburan, di sini pengunjung dalam dan luar kota bisa mengatur agenda liburan karena di sini pengunjung bisa menikmati wisata kuliner khas Bandung. Dalam Teras Cihampelas terdapat pilihan makanan dan minuman, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan modern.

Dalam Teras Cihampelas juga terdapat berbagai koleksi unik dan lucu suvenir khas Bandung. Pelaku usahanya membawa aksesori hingga karya kriya lainnya yang autentik soal Bandung dan kawasan sekitar Bandung. Biar kekinian, di Teras Cihampelas juga terdapat banyak spot foto bagus untuk mengabadikan momen kebersamaan kalian sekeluarga.(Tka)



Baca juga:

Wajah Baru Teras Cihampelas, Ada 4 Fasilitas Tematik Anyar

#Bandung #Wisata #Jawa Barat #Dedi Mulyadi
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Sumatra hanya untuk pencitraan. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Kisah Tatar Sunda dalam Pameran Foto ’Sakakala’, Imaji Budaya untuk Edukasi dan Promosi Pariwisata
Pameran ini menampilkan 101 foto karya teman-teman ANTARA, dan 27 foto arsip dari KITLV Universitas Leiden.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Kisah Tatar Sunda dalam Pameran Foto ’Sakakala’, Imaji Budaya untuk Edukasi dan Promosi Pariwisata
Indonesia
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Hingga saat ini, kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Terorisme atau pasal lainnya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Indonesia
Wakilnya Masuk RS Setelah Jadi Tersangka, Walkot Farhan Mau Besuk Tunggu Izin Kejari
Kepada media, Wali Kota Bandung Farhan mengaku terakhir kali bertemu ketika Erwin hendak berangkat umrah beberapa pekan lalu.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Desember 2025
Wakilnya Masuk RS Setelah Jadi Tersangka, Walkot Farhan Mau Besuk Tunggu Izin Kejari
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Kunjungi Korban Banjir Aceh dan Padang
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut ribuan orang saat mengunjungi korban banjir di Aceh dan Padang.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
[HOAKS ATAU FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Kunjungi Korban Banjir Aceh dan Padang
Indonesia
Warga Bantaran Citarum Direlokasi, Pemerintah Berikan Uang Kontrak Rumah 1 Tahun
Upaya mitigasi yang dilakukan Pemprov Jabar adalah dengan menghentikan alih fungsi lahan di kawasan Ciwidey, Bandung
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Warga Bantaran Citarum Direlokasi, Pemerintah Berikan Uang Kontrak Rumah 1 Tahun
Bagikan