MerahPutih.Com - Dalam kunjungan kerjanya ke Rusia, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berkesempatan bertemu dengan ulama dan umat Muslim setempat.
Khususnya di daerah Bashkortostan, Aher bersilaturahim dengan Syekh Islam Mufti Talgat Safa Tajudin bersama jemaahnya. Dalam keterangan persnya di Bandung, Jumat (4/8) Gubernur Ahmad Heryawan menuturkan dirinya disambut langsung sang ulama besar tersebut.
Gubernur Aher memimpin delegasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam lawatan kerja ke Rusia untuk memenuhi undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Rusia yang akan menggelar Festival Indonesia (FI) ke-2 pada 4-6 Agustus 2017 di Moskow, Rusia. Aher dan Syeikh Islam Mufti Talgat Safa Tajuddin saling bertukar peci buatan Jabar dengan produk sejenis khas Rusia.
Sebagai bentuk penghormatan, Mufti Talgat Safa Tajuddin yang merupakan tokoh rohani tertinggi di Rusia ini pun tidak ragu untuk menggunakan peci Jawa Barat tersebut. Dalam pertemuan tersebut keduanya kemudian terlibat perbincangan akrab tentang perkembangan Islam selama ini di Rusia. Aher merasa terkejut dengan jumlah penduduk sekitar empat juta orang di negara Bashkortostan Rusia mayoritas beragama Islam.
"Ini di luar dugaan kita semua, ternyata di Bashkortostan Rusia ini banyak Muslimnya. Bahkan muslimnya sangat mayoritas mencapai sekitar 85 persen. Ini luar biasa," kata Ahmad Heryawan.
Selain itu, lanjutnya, Islam Rusia pun menyebar ke beberapa negara lainnya, seperti Finlandia, dan Siberia. Perkembangan Islam di Rusia bahkan cukup pesat, hal tersebut ditunjukan dengan banyaknya masjid berdiri di sana.
"Kita bangga Islam tumbuh di Rusia terbukti dulu hanya sekitar 300 masjid sekarang 7.500 masjid," katanya.
Sementara itu Syeikh Islam Mufti Talgat Safa Tajuddin mengatakan, perkembangan Islam di Rusia cukup pesat sejak 15 tahun terakhir. Bahkan pada setiap tahunnya berdiri 20-30 bangunan masjid di Bashkortostan Rusia.
"Sekarang ini ada sekitar 7.500 masjid yang berdiri di sini," katanya.
Selama ini, lanjutnya, umat Muslim di Rusia menjalin komunikasi sangat baik dengan pemeluk agama lainnya, bahkan sangat mendapat perhatian dari pemerintah.
"Tidak ada hambatan apapun dari negara, bahkan tanah untuk pembangunan masjid pun difasilitasi pemerintah. Tidak hanya itu saja pendidikan Islam pun masuk pada kurikulum sekolah di tingkat dasar," katanya.
Terkait silaturahmi yang dilakukan, Mufti Talgat Safa Tajuddin pun sangat mengapresiasi sikap Aher yang melakukan silaturahmi dengannya. Menurutnya, hal itu sangat luar biasa karena Aher merupakan pejabat Jawa Barat yang pertama melakukan silaturahmi ke Rusia.
"Alhamdulillah mudah-mudahan ada kerja sama kita nanti ke depan dengan pemerintah Indonesia," katanya.(*)
Sumber: ANTARA