Sains

Greenland Memiliki Grand Canyon di Bawah Lapisan Esnya

Leonard Leonard - Selasa, 12 Mei 2020
Greenland Memiliki Grand Canyon di Bawah Lapisan Esnya

Ada ngarai besar di bawah lapisan Greenland. (Foto: atlasobscura)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GREENLAND, negara yang sangat dingin dan tertutup lapisan es raksasa dengan ketebalan hampir 3,2 km. Ternyata di bawah lapisan itu terdapat pulau raksasa berbatu yang tidak selalu membeku. Memiliki topografi lembah dan koridor sungai yang bergelombang. Bahkan terdapat ngarai di beberapa lokasi, konon memiliki kedalaman seperti Grand Canyon. Umur ngarai ini lebih tua daripada ngarai lainnya. Mencakup dua kali jarak dari New York ke Washington, DC.

"Grand Canyon adalah sesuatu yang tempat kamu bisa berdiri di tepi dan melihat. Ngarai Greenland hanya bisa diketahui lewat radar, berupa bentangan es sepanjang tiga kilometer," kata Benjamin Keisling, seorang ahli geologi dan ketua tim penelitian pembentukan ngarai Greenland yang diterbitkan dalam jurnal Geology.

Baca juga:

Menakjubkan, inilah Gambar Terbaik Bumi dari Angkasa Luar

1
Keberadaannya hanya bisa diketahui lewat radar (Foto: atlasobscura)

Menurut penelitian, melansir laman Atlas Obscura, ngarai di Greenland utara terjadi karena peristiwa banjir besar berulang yang memaksa air melewati batuan dasar. “Ngarai telah dipetakan sebelumnya oleh tim lain, namun juga menjadi teka-teki mengapa itu ada, dan apa hubungannya dengan lapisan es itu sendiri,” kata Keisling, seorang ahli geologi di Lamont-Doherty Earth Observatory, Universitas Columbia.

Suhu di Bumi telah lama berfluktuasi, paling baru di zaman es Pleistocene yang berakhir lebih dari 10.000 tahun yang lalu. Selama fluktuasi yang lebih lama, sejak lebih dari dua juta tahun, lapisan es Greenland (terbesar kedua di dunia setelah Antartika) memiliki peluang untuk mencair, membeku, dan mencair lagi. Tim Keisling mengungkapkan teori bahwa pada saat pencairan cepat, air mungkin telah terkumpul di batuan dasar yang tertekan. Kemudian menembus bendungan es dalam ledakan diluvian, menjelajahi tanah dengan tekanan luar biasa.

Baca juga:

Mau Bertualang? 5 Taman Nasional Hawaii Ini Patut Dikunjungi

2
Memberi pemahaman tentang perilaku es di masa mendatang (Foto: atlasobscura)

Teori alternatif pembentukan ngarai adalah berupa erosi gesekan mundur dan maju glasial. Proses seperti itu yang sama yang menciptakan Great Lakes dan meninggalkan bekas goresan besar di sekis Central Park New York. Tetapi ngarai itu terlalu tua untuk lapisan es Greenland terbaru, dan cabang-cabangnya yang berurat menunjukkan asal yang lebih cair.

"Kami juga tahu dari pekerjaan sebelumnya bahwa ketika kamu memetakan ngarai di bawah Greenland secara rinci. Mereka lebih mirip jaringan sungai daripada jika mereka terkikis oleh es," kata Keisling.

Dia menambahkan bahwa lapisan es Greenland sebelumnya dianggap telah membeku 2,7 juta tahun yang lalu dan tetap seperti itu sejak saat itu. Diperlukan penggalian ke dalam iklim kuno itu. Untuk mengetahui peristiwa yang membentuk tanah di bawah es Greenland. hal ini memiliki implikasi yang berguna untuk memahami iklim modern.

"Kami tahu dari penelitian tentang batuan dasar di Greenland bahwa lapisan es telah menghilang di masa lalu. Hal ini merevolusi pemahaman kita tentang bagaimana lapisan es berperilaku, yang memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana lapisan es akan berperilaku di masa depan," kata Keisling. (lgi)

Baca juga:

4 Gletser Terbaik di Islandia Ini Siap Suguhkan Aktivitas Seru

#Greenland
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Lama Ditinggalkan, AS Akan Kembali Tempatkan Pasukan di Pangkalan Militer Greenland
Negosiasi tersebut mencakup lokasi yang pernah digunakan sebagai pangkalan AS selama Perang Dunia II dan Perang Dingin,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
Lama Ditinggalkan, AS Akan Kembali Tempatkan Pasukan di Pangkalan Militer Greenland
Dunia
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Pasal 5 menyatakan serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh aliansi NATO.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Indonesia
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan Indonesia berada pada posisi non-align dan tidak berpihak dalam isu AS yang dikabarkan akan mengakuisisi Greenland.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Dunia
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
Hak dan kesejahteraan seluruh warga Greenland selalu terjamin selama berada di bawah Kerajaan Denmark.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
Dunia
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Kementerian Luar Negeri China meminta agar Presiden Amerika Serikat Donald Trump berhenti untuk menjadikan China sebagai alasan untuk mengakusisi Greenland.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Dunia
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Greenland merupakan wilayah otonom Denmark yang telah lama menarik minat Amerika Serikat karena lokasinya yang strategis dan sumber daya mineral melimpah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Dunia
Tensi Panas Perang Tarif Dagang AS dengan Eropa Demi Rebut Greenland
Trump telah berulang kali mengatakan bahwa Greenland harus menjadi bagian dari AS, dengan alasan wilayah itu strategis bagi keamanan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Tensi Panas Perang Tarif Dagang AS dengan Eropa Demi Rebut Greenland
Dunia
Warga Greenland Turun ke Jalan Tolak Rencana AS Ambil Pulau Tersebut
Salah satu penyelenggara mengatakan, penduduk Greenland telah lama berada di bawah tekanan yang menciptakan rasa tidak aman dan takut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Warga Greenland Turun ke Jalan Tolak Rencana AS Ambil Pulau Tersebut
Dunia
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Denmark memperingatkan obsesi Presiden Donald Trump mencaplok Greenland akan menjadi lonceng kematian bagi aliansi militer Atlantik Utara atau NATO.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Dunia
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Presiden AS Donald Trump menegaskan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Bagikan