Teknologi

Google Tutup Aplikasi Ekspedisi VR Field Trip

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 17 November 2020
Google Tutup Aplikasi Ekspedisi VR Field Trip

Google akan menutup aplikasi ekspedisinya (Foto: Unsplash/mitchel3uo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GOOGLE menghentikan dukungannya terhadap aplikasi ekspedisi Virtual Reality (VR). Aplikasi yang menawarkan tur edukasi VR, akan dihapus dari iOS dan Android pada 30 Juni 2021.

Kebanyakan dari tur yang terdapat di aplikasi tersebut akan dipindahkan ke aplikasi Seni dan Budaya Google, dan memberikan izin untuk para pengguna melihatnya melalui web atau hand phone.

Baca juga:

Google Hapus Ratusan Aplikasi Mengganggu di Play Store

Google memberikan berita ini melalui unggahan blog yang di temui di 9to5Google. Kebanyakan membahas tentang keputusan seputar membuat tur Ekspedisi tersebut. Tur akan dibuat lebih mudah diakses oleh para pelajar selama pandemi COVID-19.

Google telah hentikan google daydream dan fokuskan ke google cardboard. (Foto: theverge.com)

"Kami telah mendengar dan menyadari bahwa pengalaman dengan VR tidak selalu dapat diakses oleh semua pelajar," tulis Direktur Manajemen Program pendidikan Google, Jennifer Holland.

"Karena aplikasi Seni dan Budaya akan menawarkan banyak tur, kami tidak lagi mendukung aplikasi Ekspedisi," lanjut Holland.

Baca juga:

Google dan Apple Tindak Aplikasi Terkait Virus Corona

Google meluncurkan aplikasi Ekspedisi untuk perangkat VR Cardboard pada 2015, dan Classroom bisa mendapatkan sekotak Cardboard untuk “Karyawisata Virtual”.

Turnya mencangkup panorama 360 derajat yang memotret museum, festival, dan tempat keajaiban dunia. Tetapi Google telah menghentikan platform Daydream VR dan menjadikan Cardboard sebagai proyek komunitas terbuka pada 2019.

Google juga menghentikan dukungannya kepada fitur pembuat tur. (Foto: Pexels/Deepanker Verma)

Ekspedisi dinilai lebih baik daripada Daydream karena aplikasi tersebut dapat dimasukkan ke dalam aplikasi Seni dan Budaya yang jauh lebih besar. Juga aplikasi tersebut bisa menjadi rumah bagi berbagai hal baru, seperti filter foto Van Gogh dan juga alat untuk mencocokan selfie dengan karya seni terkenal.

Bahkan aplikasi Cardboard bisa memperlihatkan konten konten mengenai Seni dan Budaya. Tetapi itu bukanlah suatu fitur yang di unggulkan.

Google juga menghentikan dukungannya kepada fitur Pembuat Tur, yang memungkinkan pengguna membuat tur mereka sendiri di aplikasi Ekspedisi. Fitur pembuat tur juga tidak akan tersedia setelah 30 Juni 2021.

Meski begitu, Google akan mengizinkan para pengguna mengekspor aset dari tur yang ada dalam beberapa bulan mendatang. Detail mengenai fitur ini tersedia di halaman bantuan Ekspedisi Google. (kna)

Baca juga:

Google Tindak 3 Aplikasi Android Populer yang Langgar Privasi Anak

#Google #Aplikasi #Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Lifestyle
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
AIGEN ULTRA menjadi pilihan laptop AI yang powerful, tapi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
ShowBiz
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
OPPO Find X10 Ultra kini sedang masuk tahap pengujian. Namun, model Find X10 Pro Max terancam batal rilis.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
Tekno
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Xiaomi 17 Max resmi meluncur. HP ini membawa baterai 8.000mAh dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Tekno
Bocoran OPPO Reno 16: Skor Geekbench Terungkap, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.700mAh
OPPO Reno 16 kini sudah terlihat di Geekbench. HP itu akan membawa kamera 200MP dengan baterai 6.700mAh.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Bocoran OPPO Reno 16: Skor Geekbench Terungkap, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.700mAh
Tekno
Xiaomi 17 Max Muncul di Geekbench, Skor Ganas dan Baterai 8.000mAh Bikin Geger
Xiaomi 17 Max kini muncul di Geekbench. HP tersebut mendapat skor tinggi dan dilengkapi baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Xiaomi 17 Max Muncul di Geekbench, Skor Ganas dan Baterai 8.000mAh Bikin Geger
Tekno
Vivo X500 Pro Max Dikabarkan Bawa Baterai 8.000mAh, Siap Gegerkan Pasar HP Flagship!
Vivo X500 Pro Max kabarnya akan hadir dengan baterai 8.000mAh. HP tersebut juga akan ditenagai chipset Dimensity 9600 Pro.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Vivo X500 Pro Max Dikabarkan Bawa Baterai 8.000mAh, Siap Gegerkan Pasar HP Flagship!
Bagikan