Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Google Resmi Ubah Teluk Meksiko Jadi Teluk Amerika, Apple Belum Mengikuti Perintah Trump

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Februari 2025
Google Resmi Ubah Teluk Meksiko Jadi Teluk Amerika, Apple Belum Mengikuti Perintah Trump

Teluk Meksiko. (Google)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Google secara resmi mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika di peta mereka mengikuti perubahan diperintahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sejak kembali menjabat menjadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sering kali membuat keputusan yang kontroversial.

Google mengatakan di wilayah AS, mereka mengikuti Sistem Informasi Nama Geografis milik Survei Geologi AS, yang secara resmi telah mengadopsi perubahan nama oleh Trump untuk perairan yang membentang di sebagian besar pantai timur Meksiko dan AS Selatan.

Pengguna di AS sekarang melihatnya sebagai 'Teluk Amerika', sementara mereka yang di Meksiko tetap melihatnya sebagai 'Teluk Meksiko'.

Baca juga:

Sikap Trump Makin Tegas Terhadap Transgender, Larang Mereka Daftar Militer

Sementara untuk para pengguna di luar kedua negara tersebut akan melihat nama asli (Teluk Meksiko), dengan nama pilihan Trump (Teluk Amerika) dalam tanda kurung. Namun, peta Apple mempertahankan nama asli Teluk tersebut.

Perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Trump juga mengubah nama Gunung Denali di Alaska, nama yang digunakan untuk gunung yang memiliki puncak tertinggi di Amerika Utara, kembali menjadi Gunung McKinley.

Sebelumnya, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengecam Google setelah Trump secara sepihak mengeluarkan perintah eksekutif tersebut.

Sheinbaum menolak langkah Trump dan Google dalam surat yang ia tunjukkan kepada wartawan. AS tidak bisa sembarangan mengubah nama perairan yang juga berbatasan dengan Kuba dan Meksiko.

Menurutnya, Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut, wilayah kedaulatan suatu negara hanya berlaku hingga 12 mil laut dari garis pantainya.

"Jika sebuah negara ingin mengubah nama wilayah di laut, perubahan itu hanya berlaku dalam batas 12 mil laut," kata Sheinbaum kepada wartawan. "Namun, tidak bisa diterapkan untuk seluruh wilayah lain, seperti dalam kasus Teluk Meksiko. Hal ini sudah kami jelaskan secara rinci kepada Google."

Teluk Meksiko adalah perairan yang sebagian tertutup daratan di bagian tenggara benua Amerika Utara. Teluk ini terhubung dengan Samudra Atlantik melalui Selat Florida, yang terletak di antara Semenanjung Florida dan Pulau Kuba, serta terhubung dengan Laut Karibia melalui Selat Yucatán, yang berada di antara Semenanjung Yucatán dan Kuba. Kedua selat ini memiliki lebar sekitar 160 km.

Teluk Meksiko membentang sekitar 1.800 km dari timur ke barat dan sekitar 1.300 km dari utara ke selatan, dengan luas sekitar 1.550.000 km². Di bagian barat laut, utara, dan timur laut, teluk ini berbatasan dengan pantai selatan Amerika Serikat, sedangkan di bagian barat, selatan, dan tenggara berbatasan dengan pantai timur Meksiko. (*)

#Donald Trump #Meksiko #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Amerika Tembak Kapal Menuju Pulau Kharg di Iran, Disebut Langgar Blokade
Sebanyak 180 anggota parlemen Iran mendesak para pemimpin negara tersebut untuk mengumumkan pembatalan nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Amerika Tembak Kapal Menuju Pulau Kharg di Iran, Disebut Langgar Blokade
Dunia
Presiden AS Donald Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Kesepakatan Mentok
Trump mengatakan serangan terhadap infrastruktur penting Iran akan dilakukan apabila tidak ada kemajuan dalam negosiasi.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Presiden AS Donald Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Kesepakatan Mentok
Indonesia
Tarif 20 Persen Trump untuk Kargo Selat Hormuz, Komisi I DPR Minta Pemerintah Tenang
Indonesia perlu bersikap tenang sambil mengkaji dampak kebijakan tersebut terhadap kepentingan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Tarif 20 Persen Trump untuk Kargo Selat Hormuz, Komisi I DPR Minta Pemerintah Tenang
Dunia
Baku Tembak Terbaru Rudal AS Vs Iran di Selat Hormuz, Bandar Abbas Membara
Angkatan Laut Iran (IRGC) bentrok dengan pasukan AS di Selat Hormuz. Ledakan mengguncang Bandar Abbas dan kota pesisir Iran. CENTCOM sebut serangan untuk melemahkan kapabilitas Iran.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Baku Tembak Terbaru Rudal AS Vs Iran di Selat Hormuz, Bandar Abbas Membara
Indonesia
Amerika Serikat Tutup Perundingan Dengan Iran
Pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan terhadap Iran sejak 8 Juli 2026 yang diklaim Komando Pusat AS sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Amerika Serikat Tutup Perundingan Dengan Iran
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Cermati Tarif Trump untuk Kargo di Selat Hormuz
Pemerintah perlu melakukan antisipasi potensi dampak ekonomi, terutama terhadap pasokan energi, biaya logistik, dan aktivitas perdagangan nasional.
Frengky Aruan - Rabu, 15 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Cermati Tarif Trump untuk Kargo di Selat Hormuz
Indonesia
AS Serang Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas Iran, 50 Ribu Tentara Sudah di Timur Tengah
Trump telah memerintahkan blockade selat hormuz dan berencana menarik pungutan 20 persen dari kargo yang diangkut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
AS Serang Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas Iran, 50 Ribu Tentara Sudah di Timur Tengah
Dunia
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Mohammed al-Farah, anggota biro politik gerakan Houthi, mengatakan bahwa AS mendorong Arab Saudi menuju perang melawan Houthi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Indonesia
Trump Blokade Selat Hormuz, Akan Terapkan Biaya Keamanan 20 Persen Atas Kargo
Trump mengatakan AS akan memberikan jaminan keamanan di jalur perairan tersebut dan memungut biaya kepada operator kargo.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Trump Blokade Selat Hormuz, Akan Terapkan Biaya Keamanan 20 Persen Atas Kargo
Bagikan