GM dan Honda Kembangkan Kendaraan Listrik Terjangkau
Kendaraan listrik itu akan dibekali oleh tenaga baterai lithium-ion generasi berikutnya. (Foto: Pexels/Jack S
DI TENGAH geliat tren kendaraan listrik yang semakin ramai, General Motors dan Honda Motor akan memperluas kerja sama. Kerja sama itu untuk pengembangan dari serangkaian kendaraan listrik yang terjangkau. Adapun penjualannya akan dimulai di Amerika Utara 2027 mendatang.
Seperti yang dilansir dari laman Kyodo, kendaraan listrik itu akan dibekali oleh tenaga baterai lithium-ion generasi berikutnya. Untuk harga penjualannya diharapkan di bawah USD 30 ribu atau sekitar Rp431 juta. Sejumlah model termasuk crossover kompak tengah dipertimbangkan untuk dibuat.
Baca Juga:
Bamsoet Hingga Ridwan Kamil Apresiasi Motor Listrik Custom di IIMS 2022
GM dan Honda berencana memproduksi jutaan kendaraan di pabrik mereka. Dua produsen otomotif ini juga membahas tentang kerja sama dalam teknologi baterai dan kendaraan listrik masa depan.
"Honda dan GM akan membangun kolaborasi teknologi kami yang sukses untuk membantu mencapai ekspansi dramatis dalam penjualan kendaraan listrik," jelas Kepala Eksekutif Honda,Toshihiro Mibe.
Toshihiro menyampaikan, bahwa ini merupakan proyek bersama terbaru, antara produsen mobil Jepang dan Amerika Serikat. Kedua produsen mobil itu mengatakan, bahwa di tahun 2020 bersama-sama mengembangkan dua model mobil listrik, untuk diluncurkan di pasar Amerika utara di tahun 2024. Selain itu, Honda dan GM pun sudah bekerjasama dengan sejumlah operasi kendaraan sel bahan bakar.
Kedua produsen mobil akan berbagi teknologi, desain dan strategi manufaktur terbaik, untuk menghadiri kendaraan listrik yang terjangkau. Termasuk yang diinginkan dalam skala global, terutama pasar utama di Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Tiongkok.
Baca Juga:
Selan itu, produsen mobil global seperti Toyota Motor dan Volkswagen, berencana untuk meningkatkan penawaran kendaraan listrik mereka, di belakang gerakan global menuju netralitas karbon pada beberapa dekade mendatang.
Honda meningkatkan kemitraan dalam bisnis kendaraan listrik. Sementara pada Maret 2022 lalu, pembuat mobil mengatakan setuju untuk bersama-sama memproduksi kendaraan listrik dengan Sony Group Corp.
Produsen mobil jepang tersebut sudah menetapkan, bahwa tujuannya yakni memiliki kendaraan listrik atau kendaraan listrik sel bahan bakar untuk semua kendaraan barunya yang dijual ke seluruh dunia pada 2040. (Ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025