Gerindra Ungkap Isi Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Istana Bogor
Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Gedung Kemhan, Jakarta, Rabu (18/1). ANTARA/Desca Lidya Natalia
MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/5).
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut lebih banyak membahas rencana-rencana pertanahan Indonesia ke depannya.
Baca Juga
Pengamat Ungkap Endorse Jokowi Berpengaruh Besar pada Elektabilitas Prabowo
"Pertemuan Pak Jokowi dengan pak Prabowo kemarin adalah pertemuan presiden dengan menterinya yang lebih banyak membahas soal rencana pertahanan ke depan," kata Dasco, Jumat (26/5).
"Dan sekaligus Pak Prabowo melaporkan hasil kunjungan pak Prabowo ke Malaysia," sambung Wakil Ketua DPR RI ini.
Baca Juga
Pertemuan kedua tokoh tersebut, kata Dasco, juga membahas perkembangan politik terkini.
Namun, Dasco tidak menerangkan lebih detail apakah maksud 'masalah politik terkini' itu soal pasangan capres-cawapres atau koalisi Pilpres 2024.
"Dan sedikit update masalah politik terkini. Jadi nggak ada yang seperti yang dibayangkan oleh teman-teman media," pungkasnya. (Pon)
Baca Juga
Prabowo Unggul Survei Litbang Kompas, Gerindra Seret Nama Jokowi
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Prabowo Sebut Kelapa Sawit 'Miracle Crop', Ungkap Alasan Prioritaskan Pengembangannya