Gerindra Secara Terang-terangan Minta PDIP Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 05 Februari 2020
Gerindra Secara Terang-terangan Minta PDIP Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI

Cawagub DKI Jakarta Riza Patria dan Gerindra saat berkunjung ke Fraksi PDIP DPRD. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kandidat calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersama anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta melakukan safari politik ke Fraksi PDI Perjuangan.

Mengawali perbicaraan, secara terang-terangan Ketua DPP Gerindra DKI M Taufik meminta kepada Fraksi PDIP sebagai partai pemenang di dewan legislatif Kebon Sirih untuk mendukung Riza sebagai pendamping Anies. Gerindra memandang partai penguasa dengan 25 kursi di DPRD DKI Jakarta itu menjadi penentu kemenangan Wagub DKI.

Baca Juga:

Riza Balas Sindiran Gembong Soal Anies Tak Miliki Kekurangan

"Saya kira dari suara tadi PDIP sudah dukung kami. PDIP sama Gerindra itu kan bersaudara. Bersaudara itu kan ada nyimpang dikit balik lagi. Kan sekarang sudah balik lagi. Jadi PDIP dukung Riza," seloroh Taufik di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

Wakil Ketua DPRD DKI ini optimistis Riza akan mendapat dukungan penuh dari Fraksi PDIP karena Gerindra dan PDIP memiliki ikatan yang kuat meski sering bertarung, namun pada akhirnya akan berkoalisi.

Cawagub DKI Jakarta Riza Patria dan Gerindra saat berkunjung ke Fraksi PDIP DPRD. (Foto: MP/Asropih)
Cawagub DKI Jakarta Riza Patria dan Gerindra saat berkunjung ke Fraksi PDIP DPRD. (Foto: MP/Asropih)

"PDI dengan Gerindra itu kan seperti ada persenyawaan lama gitu ya. Kuncinya PDI Perjuangan ini. Karena itu saya meyakini bahwa calon yang kami usulkan itu akan direspons positif oleh PDIP, insyaallah Pak Riza akan menjadi wakil gubernur," papar Taufik.

Selorohan Taufik dibalas Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. Menurut dia, dari beberapa pertanyaan anggota Fraksi PDIP yang lancarkan ke Riza, sudah bisa menjadi sinyal untuk memberikan dukungan. Sebab, banyak yang menyampaikan harapan terhadap Riza jika terpilih menjadi DKI 2.

Baca Juga:

Tak Cuma ke Anies, Riza Patria Minta PSI Kritik Dirinya jika Jadi Wagub DKI

"Soal dukungan nanti. Ini ada maksudnya. Tetapi niat baik kita nanti pada titiknya akan ketemu. Enggak mungkin saya sampaikan sekarang. Kalau saya sampaikan sekarang selesai pemilihan wagubnya," ucap Gembong disambut gelak tawa.

Sementara itu, Riza Patria menyambut baik sambutan dari Fraksi PDIP. Ia siap mengisi kekosongan kursi Wagub DKI sebagai mana permintaan PDIP untuk mempercepat pembangunan di Ibu Kota.

"Mudah-mudahan PDIP sebagai partai terbesar di Indonesia dan Jakarta, juga Gerindra sebagai pemenang kedua bersinergi positif. Mudah-mudahan bisa membantu mempercepat pembangunan khususnya di DKI Jakarta," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Cawagub DKI Riza Patria Kembali Safari Politik ke Fraksi DPRD

#Gerindra #PDIP #Wakil Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Bagikan