Gerindra Sebut PKB Cinta Lama

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juli 2024
Gerindra Sebut PKB Cinta Lama

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Sekber Gerindra-PKB, Jakarta, Kamis (26/1/2023). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Partai Gerindra menunggu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk masuk dalam pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Saat kontestasi Pemilu 2024, PKB berada di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) dengan mengusung Anies-Muhaimin. Sementara, sejumlah partai yang tergabung dalam KIM adalah Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, hingga Partai Amanat Nasional mengusung Prabowo-Gibran.

“Bangsa Indonesia itu membutuhkan kita. Oleh karena itu, ke depan PKB, Gerindra, semua partai harus bersama-sama, dan karena tadi sudah dibilang bahwa kita adalah cinta lama, kami tunggu PKB untuk masuk dalam pemerintahan bersama dengan kami,” kata Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam acara HUT PKB di Balai Sidang Jakarta, Selasa (23/7) malam.

Baca juga:

Thomas Djiwandono dan Sudaryono Jadi Wamen, Pengamat: Prabowo Selektif Memilih Kadernya

Pada kesempatan itu, Dasco mengaku mewakili Presiden terpilih Prabowo yang tidak bisa hadir karena ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk mewakili pemerintah dalam suatu acara yang diselenggarakan di luar negeri.

“Sehingga, pada saat ini saya dan rekan-rekan dari Partai Gerindra yang diwajibkan oleh Pak Prabowo untuk bisa harus hadir untuk menghadiri acara yang meriah pada saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden terpilih Prabowo turut mengucapkan selamat dan permintaan maaf melalui rekaman video karena tidak bisa menghadiri secara langsung acara Harlah Ke-26 PKB.

“Saya mohon maaf tidak bisa hadir langsung karena saya berada di luar negeri untuk memenuhi undangan beberapa kepala negara asing, dan juga mewakili Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Untuk itu, saya utus beberapa pimpinan Partai Gerindra, mewakili saya,” katanya.

Baca juga:

Jalankan Program Makan Siang Gratis dan Proyek IKN Bersamaan, Prabowo Dihadapkan Pilihan Sulit

Dalam video itu, Prabowo mengharapkan PKB selalu setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia, berbakti, dan membela kepentingan nasional bangsa Indonesia.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Harlah Ke-26 PKB Cucun Ahmad Syamsurizal mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih Prabowo Subianto tidak dapat menghadiri acara yang diadakan partainya.

"Kami sudah komunikasi, kami sudah sampaikan dari awal, cuma kan beliau-beliau kan sudah terjadwal ya. Prabowo ke luar negeri, Jokowi agendanya sudah penuh Hari Anak Nasional," kata Cucun di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (22/7).

#Prabowo Subianto #Gerindra #PKB
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
28 perusahaan perusak hutan diminta bertanggung jawab. Pencabutan izin yang dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, dinilai belum cukup.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Indonesia
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca di Jabodetabek. Hal ini mendapat arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Indonesia harus mendorong langkah-langkah konkret yang terukur, seperti gencatan senjata berkelanjutan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Indonesia
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Presiden RI, Prabowo Subianto, menandatangani piagam Board of Peace di Davos, Swiss. Indonesia akan mengawal perdamaian di Gaza, Palestina.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Berita
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo
Pengajuan nama calon Deputi Gubernur BI sepenuhnya berasal dari Gubernur BI sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo
Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Indonesia
Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai
Prasetyo Hadi menambahkan Thomas sudah tidak lagi memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai
Indonesia
Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Semua calon yang diajukan melalui surat Presiden Prabowo Subianto ke DPR RI telah memenuhi semua persyaratan, termasuk melepas keanggotaan di partai politik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Indonesia
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
Fraksi Gerindra DPRD DKI meminta Pemprov DKI melalui Dinkes memperketat izin penjualan obat keras seperti tramadol dan alprazolam guna mencegah penyalahgunaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
Bagikan