Gerak Rupiah Semakin Moncer

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 03 November 2015
Gerak Rupiah Semakin Moncer

Petugas menghitung uang pecahan rupiah di layanan nasabah Bank BNI, Jakarta, Jumat (13/3). (Foto Antara/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Reli nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan sore meroket. Kinerja mata uang rupiah semakin membaik menyambut rencana pemerintah mengeluarkan paket ekonomi VI pada esok atau lusa. 

Mengutip data Bloomberg, Selasa (3/11) sore mata uang rupiah ditutup menguat 106 poin atau setara 0,78 persen ke posisi Rp13.563 per dolar AS.    

Data Yahoo Finance, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terpantau di level Rp13.546 per dollar AS sedangkan kurs tengah Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) kurs rupiah berada di Rp13.594 per dollar AS. 

Sejalan dengan gerak rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup 68,13 poin atau setara 1,5 persen ke posisi 4.533. Sementara indeks saham unggulan LQ45 naik 15,12 poin ke 777 dan JII menguat 5,89 poin ke 599.

Hampir semua sektor berada di zona hijau kecuali sektor perdagangan. Sektor perdagangan melemah sebesar 0,82 poin atau setara 0,1 persen. Di sisi lain, sektor konsumer memimpin penguatan dengan 13,64 poin. 

Adapun transaksi volume perdagangan sore ini ditutup sebesar 3,4 miliar lembar saham senilai Rp4,5 triliun. Sebanyak 178 saham menguat, 100 saham melemah, 93 saham stagnan, dan 189 saham tidak ada perdagangan. 

BACA JUGA:

  1. Sesi Siang, Rupiah Semakin Perkasa
  2. IHSG Mantap di Zona Hijau
  3. Harga Emas Menyusut Rp1.000 per Gram
  4. Rupiah Menguat Kembali ke Level Rp13.500-an
  5. Darmin Beberkan Alasan Penyebab Belanja Modal Rendah
#Indeks Saham #IHSG #Kurs Rupiah #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS #Rupiah Menguat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Hari Ini Mengamuk! Dolar AS Tumbang ke Rp18.082 Gara-Gara Sentimen Global dan Kuatnya Ekonomi Nasional
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini yang sukses menguat ke Rp18.082 per dolar AS. Simak analisis lengkap soal loyonya dolar dan kuatnya ekonomi RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Rupiah Hari Ini Mengamuk! Dolar AS Tumbang ke Rp18.082 Gara-Gara Sentimen Global dan Kuatnya Ekonomi Nasional
Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket Tajam ke 5.030, Sentimen Positif Domestik dan Global Jadi Penopang Utama
Laju IHSG hari ini sukses ditutup menguat tajam ke level 5.030,26 didorong rilis data pertumbuhan ekonomi BPS yang solid serta sentimen positif bursa global. Cek ringkasan pergerakan pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
IHSG Hari Ini Meroket Tajam ke 5.030, Sentimen Positif Domestik dan Global Jadi Penopang Utama
Indonesia
IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah
Pergerakan IHSG hari ini sukses ditutup menguat berkat sentimen positif hasil Pemilu AS. Cek update bursa saham, harga emas, dan prediksi IHSG besok di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik
Penasaran kenapa IHSG hari ini anjlok tajam hingga hampir 4%? Simak analisis lengkap penyebab IHSG turun, mulai dari efek Wall Street hingga isu inflasi pangan.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Cek update nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS. Temukan analisis pergerakan kurs rupiah di tengah surplus neraca perdagangan dan panasnya diplomasi geopolitik global.
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Indonesia
Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah
IHSG melemah 0,63 persen ke level 5.024,971 pada perdagangan pagi Senin, 2 November 2026. Sebanyak 444 saham terkoreksi di tengah tekanan sentimen global.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok ke Bawah 5.100! Simak Prediksi Pasar Saham Pekan Depan Usai Rilis Suku Bunga BOJ
Pergerakan IHSG hari ini ditutup melemah di zona merah. Simak update bursa saham, prediksi IHSG pekan depan, serta efek kebijakan BOJ dan pemilu AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok ke Bawah 5.100! Simak Prediksi Pasar Saham Pekan Depan Usai Rilis Suku Bunga BOJ
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
IHSG hari ini dibuka melemah akibat ketidakpastian suku bunga global dan ketegangan geopolitik. Cek prediksi IHSG, analisis saham BEI, & sentimen domestik di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Prediksi IHSG hari ini diproyeksi bergerak sideways akibat aksi wait and see terhadap kebijakan The Fed dan pelemahan rupiah. Intip juga aturan baru BEI di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
IHSG hari ini ditutup melemah akibat sikap wait and see investor jelang rapat suku bunga The Fed dan memanasnya konflik Timur Tengah. Simak analisis pergerakan saham selengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
Bagikan