Gemar Duduk Sebelah Jendela Pesawat Tanda Egois
Penumpang pesawat. (Foto: Pixabay)
SETELAH semalaman cemas akibat khawatir bangun kesiangan dan ketinggalan pesawat yang berangkat pukul 4 pagi, Anda pasti langsung membayangkan betapa nikmatnya tidur selama di perjalanan. Anda sudah tahu kebiasaan tersebut sehingga kursi di sebelah jendela pun selalu menjadi pilihan setiap kali melancong naik pesawat.
Tak dapat dimungkiri duduk di kursi sebelah jendela akan membuat tidur lebih nyaman lantaran Anda bisa menyenderkan kepala ke dinding kabin. Selagi terbangun, Anda juga dapat menikmati panorama langit, khususnya saat cuaca cerah. Bila sering mabuk perjalanan, duduk di sebelah jendela mampu mengurangi risiko tersebut.
Masih ada keuntungan lain yang Anda dapatkan saat duduk di sebelah jendela pesawat. Namun, pilihan ini sekaligus menjadi pertanda keegoisan Anda.
Kepala psikolog di Harley Steet's Private Therapy Clinic, Dr Becky Spelman, menyebutkan penumpang yang senang duduk di kursi sebelah jendela cenderung suka mengendalikan, lekas marah, dan kemauannya selalu ingin diikuti. "Mereka juga suka 'bersarang' dan memiliki berada di dalam gelembungnya sendiri," terang Dr Becky seperti dilansir Telegraph.
Anda gemar duduk di sebelah jendela saat di pesawat? Coba cek, benarkah Anda egois (*)
Simak juga artikel .Hobi Traveling Latih Anda Sukses.
Bagikan
Berita Terkait
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol
Seluruh Armada Airbus A320 di Indonesia Rampungkan Pembaruan Software ELAC
Pesawat N219 Nurtanio Buatan PTDI Siap Terjun ke Pasar Komersial Angkut Penumpang dan Kargo
Penyebab Jatuhnya Pesawat Jenis GA8 Airvan di Karawang