5 Gejala Bipolar yang Perlu Diketahui dan Cara Penanganannya

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 10 Oktober 2024
5 Gejala Bipolar yang Perlu Diketahui dan Cara Penanganannya

Gejala bipolar yang perlu diketahui. (Foto: Pexels/SHVETS production)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bipolar merupakan gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang ekstrem, mulai dari kondisi euforia (mania) hingga depresi.

Kondisi ini seringkali sulit dikenali karena perubahan emosional yang dialami penderita bisa tampak seperti suasana hati biasa. Jadi, sangat penting untuk mengetahui gejala-gejala yang mungkin menandakan adanya gangguan bipolar.

Baca juga:

Mood Swing Bukan Berarti Bipolar, Ketahui Perbedaannya

5 Gejala Bipolar yang Perlu Diperhatikan

Gejala bipolar yang perlu diperhatikan
Gejala bipolar yang perlu diperhatikan. Foto: Unsplash/Nick Fewings

Berikut ini adalah lima gejala bipolar yang perlu diketahui:

1. Perubahan Suasana Hati yang Drastis

Orang dengan gangguan bipolar mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem, mulai dari perasaan sangat bahagia atau energik (mania) hingga merasa sedih dan putus asa (depresi) dalam waktu yang relatif singkat. Siklus ini bisa terjadi dalam hitungan hari, minggu, atau jam.

2. Energi Berlebihan Saat Fase Mania

Saat dalam fase mania, penderita bipolar bisa merasa memiliki energi yang berlebihan. Mereka mungkin akan tidur lebih sedikit, merasa sangat produktif, atau melakukan hal-hal impulsif tanpa memikirkan konsekuensinya, seperti belanja berlebihan atau membuat keputusan besar dengan cepat.

3. Merasa Sangat Lelah atau Tidak Bertenaga

Kebalikan dari mania, fase depresi membuat penderita bipolar merasa sangat lelah, sulit berkonsentrasi, atau kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya disukai. Perasaan putus asa dan tidak berharga sering muncul pada fase ini.

Baca juga:

Apa Itu Progeria? Penyakit Genetik Langka dengan Dampak Penuaan Dini

4. Kesulitan Menjalani Aktivitas Sehari-hari

Gejala bipolar yang tidak terkelola bisa menyebabkan kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, seperti pekerjaan, hubungan sosial, atau tanggung jawab lainnya.

5. Perubahan Pola Tidur

Orang dengan bipolar sering mengalami perubahan pola tidur yang drastis, mulai dari tidur terlalu sedikit saat fase mania hingga tidur terlalu banyak saat fase depresi.

Jika kamu atau orang terdekat menunjukkan gejala-gejala ini, penting untuk mencari bantuan profesional. Dengan penanganan yang tepat, gangguan bipolar bisa dikelola sehingga kualitas hidup penderita tetap terjaga. (waf)

#Bipolar #Kesehatan #Tips
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan