Geger Mayat Bayi dalam Tong Sampah di Haji Nawi Jaksel, Kronologis Lengkap Versi Saksi Mata

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Geger Mayat Bayi dalam Tong Sampah di Haji Nawi Jaksel, Kronologis Lengkap Versi Saksi Mata

Ilustrasi. ANTARA/HO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga Haji Nawi Dalam, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan digegerkan dengan kasus penemuan mayat bayi perempuan berusia satu hari dalam tas kertas (paper bag) di tong sampah.

Tepatnya, mayat bayi merah itu ditemukan di Jalan Kelapa Gading, Haji Nawi Dalam, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan. Penemuan itu terjadi pada Rabu (25/2) sore.

Masih Masuk Proses Lidik di Polisi

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas kematian bayi naas itu.

“Untuk pelaku masih lidik ya, masih kita lidik pelakunya, itu saja,” kata Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (26/2).

Kronologis Penemuan Mayat Bayi

Kapolsek menjelaskan penemuan itu terjadi kemarin sore sekitar pukul 16.48 WIB. “Saksi yang melihat ada semacam benda mencurigakan di tempat sampah. Begitu dilihat ternyata mayat bayi perempuan,” imbuhnya dikutip Antara

Saksi awalnya curiga dengan tas tersebut dan menusukkannya menggunakan kayu sebelum akhirnya memastikan isi di dalamnya.

Bayi kemudian dibawa ke puskesmas dan RS Fatmawati. Dokter yang memeriksa akhirnya memastikan bayi sudah meninggal dunia sejak saat ditemukan.

“Iya, sudah meninggal dunia dari hasil pengecekan dokter puskesmas dan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati,” tandas Gusprihatin.

Kasus penemuan mayat bayi ini memicu perhatian publik setelah video penemuan bayi tersebut viral di media sosial Instagram @radiodalam_jaksel, memperlihatkan warga yang dikejutkan dengan temuan tragis itu.

Apalagi, lokasi penemuan berada di kawasan padat penduduk Gandaria Selatan. Bayi diperkirakan baru berusia satu hari. (*)

#Bayi #Jakarta Selatan #Kawasan Cilandak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Getek buatan warga masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan Kali Pesanggrahan Jaksel, termasuk buat anak-anak sekolah
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Indonesia
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Dari 139 dokter hewan yang beroperasi di Jaksel, hampir setengahnya belum mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) sah.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Indonesia
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Kebakaran rumah di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin dini hari, menewaskan 4 orang dan melukai 1 orang.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Hasil pemeriksaan menunjukkan hampir seluruh barang tersebut merupakan senapan angin, bukan senjata api.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Sekolah merupakan ruang belajar yang harus bebas dari segala bentuk ancaman.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Indonesia
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Senjata api yang jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat membahayakan masyarakat bahkan mengancam keamanan negara.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Indonesia
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Pihak sekolah menghormati proses hukum yang berjalan setelah temuan itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Indonesia
Pengakuan Pelapor soal Temuan Senjata Api dan Amunisi di Ruang Kepala Yayasan Sekolah Swasta Kebayoran Lama
Pengacara pelapor, Hermawanto, mengatakan barang-barang tersebut ditemukan saat penggeledahan lanjutan pada Rabu (5/8).
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Pengakuan Pelapor soal Temuan Senjata Api dan Amunisi di Ruang Kepala Yayasan Sekolah Swasta Kebayoran Lama
Bagikan