Gayla Neufeld, Wanita dengan Perut Super Besar

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 23 April 2015
Gayla Neufeld, Wanita dengan Perut Super Besar

DailyMail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Memiliki tubuh langsing menjadi impian banyak wanita, tapi tidak untuk wanita super besar asal Kanada, Gayla Neufeld. Gayla merasa bangga dengan perut dan tubuh besarnya.

Seperti yang dilansir DailyMail, Gayla yang sudah memasuki usia 52 tahun memiliki perut yang sangat besar. Lingkar pinggangnya saja mencapai 96-inci, dan ia bangga akan hal itu.

Badan gemuknya ia dapatkan dari gen keluarga, mulai dari nenek, ibu, dan saudara-saudaranya memiliki bobot tubuh super besar.

"Hampir seluruh anggota keluarga saya bertubuh besar. Nenek dan ibu saya terlihat seperti kumpulan lemak, begitu pun dengan saya dan adik-adik saya," ungkapnya.

Meski awalnya merasa minder, kini Gayla sudah bisa bahagia. Bahkan ia memiliki suami yang begitu mencintainya Lance, seorang sopir truk berusia 54 tahun dari Kanada.

"Saya kini bahagia, saya bisa menikmati hidup saya," ungkapnya.

Hal ini terjadi saat Gayla ikut dalam komunitas wanita yang menyebut diri mereka SSBBWs (wanita cantik berukuran super besar). Sejak saat itulah rasa percaya dirinya tumbuh.

Bahkan ia kini menjadi model webcam dan menurutnya banyak orang yang memuji bentuk tubuh terutama perutnya.

BACA JUGA:

Wanita Australia Bela Muslim yang Dilecehkan di Kereta Api

Pelecehan Seksual di Incheon, Korea Selatan

Pemerintah Nepal Lindungi Kaum Perempuan Dari Pelecehan Seksual

Toko Seks Halal Menjamur

Turki Mengecam Klaim 'Genosida' Paus Francis

#Obesitas
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Berita Foto
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam media brifieng jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Indonesia
579 Ribu Orang Jakarta Obesitas, Saatnya Pemerintah Gencarkan Kampanye Kurangi Gula
Masyarakat banyak mengonsumsi makanan serta minuman yang mengandung kadar lemak, gula, dan garam tinggi.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
579 Ribu Orang Jakarta Obesitas, Saatnya Pemerintah Gencarkan Kampanye Kurangi Gula
Indonesia
62 Persen ASN Pemprov DKI Obesitas, Dinkes Juga Buka Data Hipertensi, Diabetes hingga Kejiwaan
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, angka tersebut hasil pemeriksaan kesehatan ASN DKI pada 2024.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Juli 2025
62 Persen ASN Pemprov DKI Obesitas, Dinkes Juga Buka Data Hipertensi, Diabetes hingga Kejiwaan
Lifestyle
50 Persen Perempuan Ikut Cek Kesehatan Gratis Alami Obesitas Sentral, Jika Tidak Ditangani Bisa Alami Stroke
Obesitas sentral, dihitung berdasarkan pengukuran lingkar pinggang, yakni >90 cm untuk laki-laki dan >80 cm untuk perempuan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Juni 2025
50 Persen Perempuan Ikut Cek Kesehatan Gratis Alami Obesitas Sentral, Jika Tidak Ditangani Bisa Alami Stroke
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis Terbanyak Temukan Warga Alami Gangguan Mata Akibat Gadget, Kedua Obesitas
Ada dua masalah kesehatan utama yang mayoritas ditemukan saat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Februari 2025
Cek Kesehatan Gratis Terbanyak Temukan Warga Alami Gangguan Mata Akibat Gadget, Kedua Obesitas
Dunia
China Perangi Obesitas dengan Inisiatif Diet dan Gaya Hidup Sehat
NHC merilis seperangkat pedoman diet baru yang menawarkan saran terkait dengan pilihan makanan.
Dwi Astarini - Rabu, 25 September 2024
China Perangi Obesitas dengan Inisiatif Diet dan Gaya Hidup Sehat
Indonesia
Ayah dan Ibu Ingat! Kelebihan Berat Badan Pada Bayi Berpotensi Terkena Penyakit Degeneratif
Cilok bagus asalkan diisi ikan atau telur. Makan cilok bisa ciloko (celaka) kalau tidak betul-betul tahu isinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juli 2024
Ayah dan Ibu Ingat! Kelebihan Berat Badan Pada Bayi Berpotensi Terkena Penyakit Degeneratif
Lifestyle
Penderita Obesitas tak Bisa Serta-Merta Melakukan Body Contouring
Ada ketentuan yang berlaku.
Dwi Astarini - Sabtu, 29 Juni 2024
Penderita Obesitas tak Bisa Serta-Merta Melakukan Body Contouring
Lifestyle
Ini Pilihan Yang Bisa Dilakukan Hilangkan Tumpukan Lemak dan Kulit Bergelambir
Pasien dengan kondisi kulit bergelambir, umumnya mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas karena pola gerak yang terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Juni 2024
Ini Pilihan Yang Bisa Dilakukan Hilangkan Tumpukan Lemak dan Kulit Bergelambir
Lifestyle
Penderita Obesitas Sangat Berisiko Alami Migrain Kronis
Penderita migran dengan BB normal memiliki peluang 3 persen menjadi penderita kronis dalam 1 tahun
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Juni 2024
Penderita Obesitas Sangat Berisiko Alami Migrain Kronis
Bagikan