Garuda Buka 8 Rute Penerbangan dari Bandara Pondok Cabe

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 30 November 2015
Garuda Buka 8 Rute Penerbangan dari Bandara Pondok Cabe

Sejumlah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia terparkir di areal Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/6). (Foto Antara/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - PT Pertamina (Persero) menjalin kerjasama dengan PT Garuda Indonesia Tk (GIAA) dalam hal pemanfaatan bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan mulai 2016. Kerjasama ini akan membawa keuntungan bagi kedua bela pihak. 

"Kerjasama Pertamina dengan Garuda Indonesia dalam hal pemanfaatan aset bersama, seperti fasilitas latihan dan fasilitas perawatan yang saat ini dimiliki oleh Pelita Air Service (PAS) yang merupakan anak usaha Pertamina," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (30/11).

Kerjasama ini membahas dalam hal pengembangan Bandara Pondok Cabe agar dapat digunakan sebagai landasan utama armada Citilink yang merupakan anak perusahaan PT Garuda Indonesia. 

Bandara Pondok Cabe saat ini memiliki daya tampung pesawat sekitar 20 pesawat untuk semua jenis dengan slot penerbangan sekitar 30 slot per hari. Rencananya, Bandara Pondok Cabe akan dilandasi pesawat jenis ATR 72-600 milik Garuda untuk tujuan ke Sumatera bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, dan Jawa bagian selatan. Pengoperasian Bandara Pondok Cabe direncanakan mulai Maret 2016. Garuda akan membuka delapan rute penerbangan dari Bandara Pondok Cabe. Tahun depan Garuda akan menambah jumlah armada menjadi sembilan pesawat ATR, dan Citilink juga akan menambah delapan pesawat.

Kedelapan rute penerbangan tersebut adalah Lubuk Linggau, Samarinda, Pangkalan Bun, Semarang, Palembang, Tanjung Karang, Ketapang, Yogyakarta. Sedangkan rute ke Cilacap sampai Cepu masih dalam dikaji.

Di sisi lain, penggunaan lapangan Pondok Cabe bisa memberikan tambahan revenue Rp40-Rp50 miliar per tahun bagi Pertamina. 

"Kerjasama Pertamina dengan Garuda Indonesia dalam hal pemanfaatan aset bersama, seperti fasilitas latihan dan fasilitas perawatan yang saat ini dimiliki oleh Pelita Air Service (PAS) yang merupakan anak usaha Pertamina. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Pertamina-Garuda Manfaatkan Bandara Pondok Cabe
  2. Menhub Jonan Berharap Hasil Penelitian Jangan Cuma Ditulis
  3. Buang Uang Negara, SKK Migas Ogah Laporkan KKKS Nakal ke Arbitrase
  4. Pertamina dan Garuda Indonesia Bangun Kemitraan Global
  5. Disinsentif, Penyebab Investor Ogah Eksplorasi Migas di Indonesia
#Provinsi Banten #Tangerang Banten #Bandara Pondok Cabe #Garuda Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Fun
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Kolaborasi ini menjadi langkah baru UNERD dalam menghadirkan produk lokal yang serasi dengan gaya hidup dan generasi hari ini.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Februari 2026
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Indonesia
KPK Wajibkan WNA Yang Jadi Direksi BUMN Lapor Harta Kekayaan
salah satu BUMN yang memiliki direksi WNA adalah PT Garuda Indonesia (Persero).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
KPK Wajibkan WNA Yang Jadi Direksi BUMN Lapor Harta Kekayaan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Beredar informasi yang menyebut Garuda Indonesia merekrut pramugari gadungan yang sempat viral, cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Indonesia
Sungai Cidurian Tangerang Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Sampai 2 Meter
Banjir yang melanda wilayahnya itu diperkirakan akan terus bertambah karena volume air semakin tinggi dan meluas akibat luapan Sungai Cidurian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Sungai Cidurian Tangerang Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Sampai 2 Meter
Indonesia
Masuk Musim Libur Natal, Hampir Setengah Pesawat Garuda Indonesia Berstatus Grounded
Musim libur natal dan tahun baru ini, Garuda Indonesia hanya dapat mengoperasikan 58 pesawat dari total 72 armada yang dimiliki.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
Masuk Musim Libur Natal, Hampir Setengah Pesawat Garuda Indonesia Berstatus Grounded
Indonesia
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
Penyelamatan Garuda, dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 15 November 2025
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
Indonesia
Garuda Indonesia Dapat Suntikan Modal Rp 23,67 Triliun Dari Danantara, Begini Alokasinya
Langkah ini diklaim menjadi bagian dari strategi jangka panjang GIAA untuk memperkuat dua pilar utama bisnisnya - Garuda Indonesia dan Citilink
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Garuda Indonesia Dapat Suntikan Modal Rp 23,67 Triliun Dari Danantara, Begini Alokasinya
Indonesia
Gerbong MRT dan Pesawat Baru Garuda Jadi Pendorong Investasi Dalam Negeri di Triwulan III 2025
Untuk PMDN di triwulan III meningkat Rp 73,4 triliun dibanding periode yang sama secara tahunan (year on year/YoY) yang sebesar Rp 198,8 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Gerbong MRT dan Pesawat Baru Garuda Jadi Pendorong Investasi Dalam Negeri di Triwulan III 2025
Indonesia
2 WNA Jadi Petinggi BUMN, Ini Kata Danantara
Dua WNA yang diangkat sebagai direksi Garuda Indonesia, diklaim Rosan, memiliki pengalaman puluhan tahun di industri penerbangan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Oktober 2025
2 WNA Jadi Petinggi BUMN, Ini Kata Danantara
Indonesia
Alasan Danantara Ganti Dirut dan Direksi Garuda Indonesia, Masukan 2 Ekspatriat Dari Maskapai Asing
Kedua ekspatriat tersebut adalah Neil Raymond Mills yang pernah menjadi petinggi Air Italy, Green Africa Airways, hingga Scandinavian Airlines, serta Balagopal Kunduvara yang berpengalaman menjabat di Singapore Airlines.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Oktober 2025
Alasan Danantara Ganti Dirut dan Direksi Garuda Indonesia, Masukan 2 Ekspatriat Dari Maskapai Asing
Bagikan