Gamers Waspada nih, Wasir Mengintai Kamu yang Betah Duduk Berjam-Jam

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gamers Waspada nih, Wasir Mengintai Kamu yang Betah Duduk Berjam-Jam

Dokter spesialis bedah umum Valdy Giovano Thomas.(foto: instagram @valsurgeon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEBIASAAN duduk terlalu lama saat bermain gim tak bikin pegal dan mata lelah. Para gamer harus tahu nih ancaman serius wasir atau hemoroid yang risikonya akan meningkat. Risikonya bahkan bisa meningkat jika didukung pola hidup sedentari yang ditandai dengan kurangnya aktivitas fisik dan periode inaktif yang lama, seperti duduk, berbaring, atau menonton televisi, kemudian juga kurang minum air putih, hingga konsumsi makanan instan rendah serat.

Dokter spesialis bedah umum Valdy Giovano Thomas mengungkapkan gamer termasuk kelompok berisiko tinggi mengalami wasir karena sering duduk dalam posisi statis dalam waktu lama.

“Sesi gaming panjang tanpa jeda setidaknya selama 5 jam akan membuat tubuh berada dalam posisi statis sehingga aliran darah balik di vena sekitar anus berkurang. Akibatnya, terjadi penumpukan darah dan pelebaran pembuluh darah yang kita kenal sebagai wasir,” ujar dokter yang juga hobi bermain game ini.

Menurutnya, bukan hanya posisi duduk yang menjadi masalah, melainkan juga jenis alas duduk yang digunakan. Duduk di permukaan keras dalam durasi lama dapat memberi tekanan besar pada area anus. “Kalau duduk di tempat keras, tekanan di daerah sekitar anus meningkat sehingga pembuluh darah melebar. Apalagi kalau dikombinasikan dengan duduk terlalu lama. Kemudian kebiasaan tanpa jeda untuk berdiri dan mengangkat kaki membuat tubuh dalam posisi statis sehingga aliran darah balik berkurang, terjadi penumpukan darah dan pelebaran pembuluh darah di anus," jelasnya.

Selain itu, pola hidup gamer yang identik dengan makanan instan dan minim serat turut memperburuk kondisi. Kurangnya asupan serat dan cairan membuat seseorang lebih mudah mengalami sembelit dan mengejan saat buang air besar. “Mengejan meningkatkan tekanan dalam rongga perut sehingga aliran darah balik vena di sekitar anus terhambat. Ini menyebabkan peregangan dan pelebaran pembuluh darah,” kata dokter lulusan Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, ini.

Baca juga:

Wasir Bisa Diatasi dengan Metode Bedah Laser, Proses Aman dan Nyaman Tanpa Rawat Inap



Kebiasaan bermain ponsel di toilet juga disebut menjadi pemicu tersembunyi. Banyak orang tidak sadar menghabiskan waktu terlalu lama duduk di kloset hanya untuk menonton video pendek, scrolling media sosial, dan bermain game sehingga lupa waktu.

“Satu reels mungkin cuma satu sampai dua menit. Tapi kalau tiga reels, bisa lebih dari lima menit. Padahal penelitian menunjukkan duduk di toilet lebih dari lima menit meningkatkan risiko hemoroid,” tegas dokter yang berpraktik di RS Cinta Kasih Ciputat, RS Restu Kasih dan dr Yanti Aesthetic Clinic Mangkuluhur ini.

Valdy menyarankan sebaiknya lakukan aktivitas aktif berdiri atau jalan 2-3 menit setelah duduk 30-60 menit untuk menghindari wasir.




Tingkat keparahan




Lebih jauh, Valdy menjelaskan wasir memiliki tingkat keparahan dari grade 1 hingga 4. Pada grade 1 dan 2, kondisi masih dapat ditangani dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan. Namun, pada grade 3 dan 4, pasien umumnya membutuhkan tindakan operasi.

Untuk mencegah wasir, gamer disarankan rutin berdiri di sela permainan, berjalan ringan, atau mengangkat kaki agar aliran darah tetap lancar. Penggunaan kursi atau alas duduk yang empuk juga dinilai membantu mengurangi tekanan pada area anus.

“Gamer memang berisiko tinggi terkena wasir. Tapi risikonya bisa dikurangi dengan memberi jeda saat bermain, memperbanyak minum air putih, dan mengonsumsi makanan tinggi serat,” tutupnya.

Selain gamer, kelompok lain yang juga berisiko mengalami wasir antara lain pekerja yang terlalu lama duduk, orang yang sering mengangkat beban berat, ibu hamil, hingga lansia karena melemahnya otot penyangga pembuluh darah.(*)



Baca juga:

Mengenal Wasir yang Bikin Susah Duduk

#Wasir #Kesehatan #Gaming
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Bagikan