Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Fraksi Nasdem Minta Pemprov DKI Realisasikan Program Normalisasi Atasi Banjir

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 10 Januari 2020
Fraksi Nasdem Minta Pemprov DKI Realisasikan Program Normalisasi Atasi Banjir

Warga melintas di kawasan Pasar Baru Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. ANTARA/Muhammad Zulfikar/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Nasdem DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meneruskan program normalisasi guna penanggulangan banjir di Jakarta.

"Itu sudah ada koordinasi juga dengan pemprov dengan warga-warga yang ingin dibebaskan, tapi sampai sekarang ini belum terealisasi. Kita perlukan tindakan serius pemprov untuk mempercepat normalisasi ini," kata Nova Paloh saat dikonfirmasi, Kamis (9/1).

Baca Juga:

Antisipasi Banjir, DPRD Desak Pemprov DKI Realisasikan 1,8 Juta Drainase Vertikal

Nova mengaku bahwa dirinya sempat mengunjungi wilayah Ciliwung, Pejaten Timur, dan Jagakarsa. Kondisi perumahan cukup mengkhawatirkan karena bibir sungai semakin menipis.

Untuk itu, kata Nova, Pemprov DKI harus segera merealisasikan normalisasi agar sungai tak menyempit, hal itu salah satu menyebabkan air tak ngalir secara sempurna.

Wakil Ketua Komisi D ini menuturkan bahwa anggaran untuk penanganan banjir termasuk normalisasi sudah disepakati DPRD DKI sebesar Rp860 miliar pada APBD tahun 2020.

Banjir di Jakarta pada Rabu (1/1). Foto: ANTARA
Banjir di Jakarta pada Rabu (1/1). Foto: ANTARA

Maka semestinya Pemprov DKI sudah bisa mengebut pengerjaan yang sempat mandek itu.

"Untuk pembebasan rumah warga itu kemarin sudah disepakati ada anggaran Rp860 miliar kan, saya kira itu bagaimana pemprov yang punya rancangan strategis harus dipercepat mengenai normalisasi itu. Karena kalau enggak diturap enggak dinormalisasi, itu sih enggak selesai-selesai masalah banjir," jelas dia.

Baca Juga:

Begini Cara Anies Antisipasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Nova menyampaikan, salah satu wilayah yang telah dinormalisasi yakni di RW 11 Kampung Melayu, Jakarta Timur kini berkurang banjirnya. Sehingga meminimalisir dampak bagi warga ketika hujan turun secara besar-besaran.

"Istilahnya sekarang ini impact-nya juga jelas gitu kan. Bahwa yang tadinya di depan jalan menuju gudang puri tadinya pas banjir masuk ke dalam kompleks sampai bisa di atas mata kaki sekarang sudah enggak," tuturnya.

Ia meminta agar Pemprov DKI Jakarta tidak berwacana dalam menjalankan program pencegahan banjir tersebut.
"Berwacana saja kapan mau eksennya cape juga kita dengernya gitu," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Anies Akui Banyak Tanggul yang Sudah Retak Imbas Banjir Awal Tahun

#DKI Jakarta #Banjir Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
5 Tersangka Peredaran Obat Keras Ilegal di Tanah Abang Dijerat UU Kesehatan, Polisi Sita Duit Rp 140 Juta
Polisi juga menyita barang bukti berupa 575.200 butir obat keras daftar G yang terdiri atas Tramadol, Trihexyphenidyl, Hexymer, serta tablet putih berlogo 'Y'.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
5 Tersangka Peredaran Obat Keras Ilegal di Tanah Abang Dijerat UU Kesehatan, Polisi Sita Duit Rp 140 Juta
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Career Fest di GOR Ciracas Hari ini, Buka 2.000 Lowongan Pekerjaan
Sebanyak 37 perusahaan ambil bagian dalam bursa lowongan kerja yang berlangsung hingga Rabu (29/7) ini.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Pemprov DKI Gelar Career Fest di GOR Ciracas Hari ini, Buka 2.000 Lowongan Pekerjaan
Indonesia
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan anggaran 2026 yang senilai Rp 351,5 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Momen tersebut menjadi istimewa mengingat Pramono Anung pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia pada periode 2015-2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Ada dugaan pemakaian pelat nomor palsu oleh kendaraan Alphard yang berada di tengah-tengah insiden ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Indonesia
Satpam HI yang Sempat Cekcok dengan Mobil Alphard sudah kembali Bekerja
Sang satpam memastikan hari ini ia telah kembali bekerja di area tempat kerjanya di kawasan Bundaran HI.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Satpam HI yang Sempat Cekcok dengan Mobil Alphard sudah kembali Bekerja
Bagikan