MerahPutih.com - Foto Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang bertemu dengan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq untuk meminta restu maju Pilkada 2024 mecuat ke publik. Sebelunya, foto Jokowi bersama kepala daerah yang kena OTT KPK juga mencuat.
Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan kedatangan Bupati Pekalongan ke rumah pada waktu itu menyampaikan undangan pernikahan putra putrinya.
, Jumat (6/3).
Jokowi menegaskan, terkait masalah hukum adalah urusan hukum. Dan pihaknya menghormatinya.
Baca juga:
Bupati Pekalongan Ngaku cuma Pedangdut yang tak Paham Birokrasi, Wamendagri: Makanya Belajar
“Kalau urusan itu adalah urusan hukum, ya kita hormati. Biar hukum berjalan terima kasih,” tandasnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyampaikan hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di sektor outsourcing atau alih daya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan dugaan perkara ini menyangkut proses pengadaan di sejumlah dinas yang diduga telah diatur dan dikondisikan.
“Ini kan ada sejumlah pengadaannya yang memang dilakukan di dinas-dinas Pemkab Pekalongan yang prosesnya diduga, diatur, dikondisikan,” kata Budi di Gedung KPK, Selasa (3/3).
Pengaturan tersebut membuat perusahaan tertentu bisa memenangkan tender pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Dugaan itu termasuk pada sektor outsourcing atau pengadaan tenaga pendukung dalam pengelolaan di pemerintahan daerah tersebut. (Ismail/Jawa Tengah).

