Formappi Kritik Kebijakan Hemat DPR, Dinilai tak Berdampak pada Ekonomi

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 29 Maret 2026
Formappi Kritik Kebijakan Hemat DPR, Dinilai tak Berdampak pada Ekonomi

Tangki penyimpanan minyak mentah. (Foto: ANTARA/REUTERS/Nick Oxford)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus menilai, kebijakan efisiensi yang diterapkan Sekretariat Jenderal DPR RI merupakan langkah positif dalam merespons potensi krisis akibat gejolak energi global.

Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak dapat serta-merta mencerminkan sikap politik DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat.

Lucius menjelaskan, langkah efisiensi seperti mematikan lampu pada pukul 18.00, mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), hingga pembatasan kegiatan operasional lainnya merupakan bentuk kepatuhan aparatur negara terhadap kebijakan pemerintah.

“Kalau kesekjenan berhemat, itu memang sudah seharusnya karena mereka berada di bawah eksekutif,” ujar Lucius dalam keterangannya, Minggu (29/3).

Baca juga:

WFH Dinilai Bukan Jawaban, Komisi XII DPR Dorong Audit Energi Nasional

Menurutnya, kebijakan yang dilakukan oleh Sekretariat Jenderal DPR RI tidak bisa diklaim sebagai komitmen politik DPR dalam menghadapi ancaman krisis global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah dan tekanan terhadap sektor energi.

Ia mengingatkan agar langkah efisiensi tersebut tidak dijadikan representasi kepedulian DPR secara kelembagaan terhadap kondisi ekonomi yang tengah dihadapi negara.

“Jangan sampai langkah sekjen DPR digunakan untuk menunjukkan seolah-olah itu sikap politik DPR,” kata Lucius.

Lebih jauh, ia menilai publik justru menantikan langkah yang lebih substansial dari DPR. Menurut dia, upaya penghematan internal maupun wacana pemotongan gaji anggota DPR tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kondisi perekonomian nasional.

Baca juga:

Cek Stok BBM di SPBU di Karanganyar, Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi di Tengah Konflik Timur Tengah

“Yang ditunggu dari DPR jauh lebih penting dari sekadar penghematan ala kadar,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar menyatakan, kebijakan efisiensi tersebut merupakan respons terhadap kenaikan harga BBM global yang berpotensi menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut difokuskan pada tiga sektor utama, yakni penghematan penggunaan BBM kendaraan dinas, pengaturan konsumsi listrik di kompleks parlemen, serta pembatasan perjalanan dinas.

“Ini adalah bentuk kesadaran bersama untuk mengelola anggaran negara secara lebih bijak di tengah dinamika ekonomi global,” ujar Indra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Pon)

#Hemat Energi #Energi Alternatif #Formappi #BBM
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
WFH ASN Turunkan Konsumsi Pertalite Nasional 9%, Kebijakan Diperpanjang 2 Bulan
Menko Ekonomi menegaskan pemerintah memutuskan untuk terus memberlakukan kebijakan WFH bagi kalangan ASN
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
WFH ASN Turunkan Konsumsi Pertalite Nasional 9%, Kebijakan Diperpanjang 2 Bulan
Indonesia
Update Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo Pasca Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Sementara itu, SPBU Shell membawa kabar baik bagi para pengguna kendaraan mesin diesel. Setelah menghadapi kendala kelangkaan pasokan yang berlangsung sejak awal tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Update Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo Pasca Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Indonesia
13 SPBU Pertamina tak Lagi Jual Pertalite, Cek Daftar Lengkapnya
Sebanyak 13 SPBU Pertamina kini tak lagi menjual Pertalite. Lokasinya berada di Jakarta hingga Bogor. Berikut lokasi SPBU tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
13 SPBU Pertamina tak Lagi Jual Pertalite, Cek Daftar Lengkapnya
Indonesia
Politikus PAN dan Wakil Ketua MPR Wajarkan Kenaikan Harga Solar
Untuk BBM nonsubsidi yang harganya mengikuti mekanisme pasar, kenaikan harga bukan suatu hal yang mengagetkan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Politikus PAN dan Wakil Ketua MPR Wajarkan Kenaikan Harga Solar
Indonesia
Warga di Sumatera Antre BBM, Pertamina Percepat Distribusi
Percepatan distribusi termasuk optimalisasi jam layanan SPBU merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Warga di Sumatera Antre BBM, Pertamina Percepat Distribusi
Indonesia
Strategi Prabowo Jaga Harga BBM Subsidi di Tengah Krisis Energi Global
Komisi XI DPR mengungkap langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga BBM di tengah gejolak energi global.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Strategi Prabowo Jaga Harga BBM Subsidi di Tengah Krisis Energi Global
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Ungkap Alasannya
Harga BBM nonsubsidi Pertamina kembali naik per 4 Mei 2026. Pertamina menyebutkan, bahwa harga itu menyesuaikan kondisi minyak mentah dunia.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Ungkap Alasannya
Indonesia
Naik lagi nih, Harga Solar dan Pertamax Turbo Jadi Segini
PT Pertamina (Persero) menyatakan jenis BBM nonsubsidi solar dan Pertamax Turbo mengalami lonjakan, sedangkan harga Pertamax tetap.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Naik lagi nih, Harga Solar dan Pertamax Turbo Jadi Segini
Indonesia
Update Harga BBM Mei 2026: Solar Vivo dan BP Tembus Rp 30.890 per liter, Pertamax Tetap Stabil
Harga BBM terbaru Mei 2026: Solar Vivo (Diesel Primus) melonjak ke Rp30.890 per liter. Simak perbandingan harga Pertamina, BP, dan Shell.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Update Harga BBM Mei 2026: Solar Vivo dan BP Tembus Rp 30.890 per liter, Pertamax Tetap Stabil
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax 92 Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Dengan menaikkan BBM nonsubsidi, ruang fiskal dapat terjaga karena mengurangi kebutuhan subsidi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kenaikan Harga Pertamax 92 Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Bagikan