Tekonologi

Seafloat, Teknologi Meminimalkan Kerusakan Dasar Laut Akibat Jangkar Kapal

Leonard Leonard - Minggu, 19 Juli 2020
Seafloat, Teknologi Meminimalkan Kerusakan Dasar Laut Akibat Jangkar Kapal

Sistem tambat baru demi menjaga dasar laut. (Foto: newatlas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAPAL akan menjatuhkan jangkar untuk bisa tetap diam berada di satu tempat. Namun, kabar buruknya, bagian dasar laut dan biota laut di sekitarnya akan mengalami kerusakan akibat dampak dari beban berat jangkar. Kerusakan itu biasa terjadi di tempat-tempat yang banyak kapal menjatuhkan jangkar.

Sebaigai solusi untuk masalah itu, sebuah perusahaan Prancis, Seafloat, menciptakan sistem tambat yang disebut Seafloat. Tekonologi itu akan mengurangi dampak yang dialami dasar laut. Seafloat juga memungkinkan lebih banyak kapal berlabuh di satu tempat dengan aman dan tenang.

Baca juga:

Hadapi Pemanasan Global, Rumah ini Bisa Beradaptasi dengan Kondisi Laut

Mengutip laman Interesting Engineering, sistem Seafloat adalah platform tambat apung lepas pantai. Teknologi ini hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Setiap kapal yang berlabuh di platform akan sama seperti yang biasa mereka lakukan di darat. Kapal tidak perlu jangkar saat mereka berhenti dan menetap di lepas pantai.

Setiap platform ditekan Pod tunggal, yang mengunci ke dasar laut dengan cara yang lebih aman dan berbeda dari jangkar lain pada umumnya.

Bagian dari Pod yang menahan platform ke bawah merupakan struktur baja berbentuk-X. Pod itu berada rata di atas dasar laut. Itu tidak turun di atas pasir, tapi ditahan sedikit lebih tinggi oleh serangkaian tiang.

Baca juga:

Taman Terapung, Konsep Ruang Hijau Tak Biasa di Denmark

2

Memungkinkan lebih banyak kapal untuk berlabuh di satu tempat dengan aman dan tenang. (Fot0: mby)

Pod terkunci ke platform berkat sistem seperti piston yang memungkinkan platform bergerak hingga 30% di sepanjang air. Sesuatu yang berguna saat badai, angin kencang, atau gangguan.

Berkat piston itu, platform tetap akan berada kurang lebih di tempat yang sama, tanpa tenggelam atau tertarik ke bawah.

Menariknya, platform ini dapat disesuaikan agar sesuai dengan kebutuhan yang berbeda. Seafloat telah menciptakan platform reguler yang dapat menampung dari 3 hingga 16 kapal pesiar atau perahu motor. Yang lain mampu menyediakan klub pantai dengan bagian kolam renang terpadu, dek, ruang ganti, dan semuanya. Juga terdapat sebuah jetski, satu untuk scuba diving, dan bahkan opsi untuk helipad.

Kapal motor Lamborghini atau kapal pesiar listrik terbaru ini akan sangat cocok dengan salah satu platform ini. (lgi)

Baca juga:
Bunker Nuklir Ini Menawarkan Fasilitas Menakjubkan

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Xiaomi 18 Pro kini bisa terhubung ke Apple Watch. Pengguna dapat menerima panggilan hingga notifikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Tekno
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
OBSBOT Meet Flip mengusung desain fold-to-protect, memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat perangkat.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
Tekno
Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Meta menyebut Charm akan siap dikirimkan untuk liburan Desember mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Tekno
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Vivo S2 FE kini kembali bocor di internet. HP itu akan membawa baterai 10.000 mAh dan chipset Dimensity terbaru.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Baterai Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max global lebih kecil dari versi China. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Dipastikan Meluncur Global, ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max bakal meluncur global. Hal itu diungkapkan langsung oleh Xiaomi lewat akun X resminya.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Dipastikan Meluncur Global, ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8.500 mAh
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max akhirnya meluncur. HP ini membawa kamera Leica 200MP dan baterai jumbo.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8.500 mAh
Bagikan