Musik

FLEUR! Sajikan Nuansa 60an di Album Debut 'Fleur Fleur FLEUR!'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juni 2022
FLEUR! Sajikan Nuansa 60an di Album Debut 'Fleur Fleur FLEUR!'

Artwork album Fleur Fleur FLEUR!. (Foto: La Munai Records)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAND rock asal Jakarta yang digawangi oleh tiga personel perempuan, FLEUR!, akhirnya menelurkan album perdana mereka bertajuk Fleur Fleur FLEUR!, Jumat (10/6). Album yang dipersiapkan selama lebih dari tiga tahun ini, menjadi rangkuman sekaligus representasi perjalanan mereka sebagai 'titisan' band legendaris Dara Puspita, dengan 11 nomor solid di dalamnya.

“Album ini merupakan proses pembentukan jati diri dan musik FLEUR!,” terang Tika dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih. Fleur Fleur FLEUR! menjadi begitu istimewa bagi Tanya (gitar, vokal), Tika (drum, vokal), dan Yuyi (bas, vokal), mengingat apa yang telah mereka lalui dalam proses pembuatannya.

Baca juga:

Gandeng Bilal Indrajaya, FLEUR! Ajak Penggemar Bernostalgia lewat 'Juwita Malam'

View this post on Instagram

A post shared by FLEUR! (@fleurfleurfleurr)

Pertemuan para personel hingga terbentuk sebagai Flower Girls, fenomena kehidupan anak muda, berpulangnya sosok tercinta, hingga repetisi janji politisi merupakan inspirasi di balik penulisan lagu dalam album debut ini. “Duka dan luka yang saya alami di tengah proses rekaman, dan perubahan lirik lagu Merona yang didekasikan untuk momen tersebut. Album ini memiliki arti tersendiri bagi perjalanan hidup saya,” lanjut Tika.

Fleur Fleur FLEUR! masih kental dengan nuansa 60an, rasa yang mirip dengan apa yang telah FLEUR! tampilkan selama ini. Mereka tak memungkiri, inspirasi Dara Puspita masih melekat dan musik sejenis di era 60an juga menjadi referensi.

“Musik dan aransemen dalam album ini kita kerjakan bertiga, dan bisa dibilang ini merupakan rangkuman pemikiran dari perbedaan latar belakang genre musik masing-masing personel pasca Flower Girls,” jelas Yuyi.

Baca juga:

Bersama Hindia, Pee Wee Gaskins Rilis Single 'Vaya Con Dios'

Selain FLEUR!, album Fleur Fleur FLEUR! juga menampilkan beberapa musisi sebagai kolaborator. “Kami butuh panorama yang lebih lebar, suara yang manis seorang laki-laki, dan mengajak orang yang terlibat dari awal untuk turut kontribusi,” terang Tanya.

Alasan tersebut yang kemudian menjadi jawaban akan hadirnya Adra Karim untuk mengisi keyboard di lagu Break Sebat, Bilal Indrajaya untuk vokal di lagu Juwita Malam, dan Rika Putri Anjani di lagu Safe Flight. Seluruh materi album ini disempurnakan dengan brilian oleh Viki Vikranta (Kelompok Penerbang Roket) untuk proses mixing dan mastering.

Album Fleur Fleur FLEUR! dirilis secara fisik dalam bentuk CD Deluxe via Lamunai Records pada 10 Juni 2022. Sementara versi digital album ini akan tersedia di berbagai platform pada 24 Juni 2022.

Bersama Lamunai Records, FLEUR! akan mengadakan pesta perilisan di Jakarta pada 30 Juni dan Bandung pada 1 Juli 2022. Sebuah tur di berbagai kota juga telah dipersiapkan pada Juli mendatang untuk memperkenalkan dan merayakan rilisnya album debut mereka. (*)

Baca juga:

Will Mara Sajikan Cerita Romansa Masa Muda di 'Movie Night'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia #Musisi Perempuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik dan Makna 'Juragan Empang', Lagu Dangdut Bahasa Cirebonan yang Dipopulerkan Nella Kharisma
'Juragan Empang' merupakan lagu dangdut Jawa Cirebonan atau Indramayu karya Nono Trondol yang dikenal setelah dibawakan Nella Kharisma. Ini maknanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Lirik dan Makna 'Juragan Empang', Lagu Dangdut Bahasa Cirebonan yang Dipopulerkan Nella Kharisma
Tekno
Dongker Ungkap Makna 'Melankolia Radikal', Album tentang Kesedihan yang Mengakar
Dongker mengungkap makna album Melankolia Radikal. Album itu mengangkat kisah kesedihan yang mengakar.
Soffi Amira - Jumat, 28 Agustus 2026
Dongker Ungkap Makna 'Melankolia Radikal', Album tentang Kesedihan yang Mengakar
ShowBiz
Mawar de Jongh Buka Fase Baru Bermusik Lewat Single 'KAN', Simak Lirik Lagunya
Mawar de Jongh membuka fase baru bermusik lewat “KAN”, single terbaru yang mengangkat kisah sahabat, patah hati, dan nasihat yang kerap diabaikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Mawar de Jongh Buka Fase Baru Bermusik Lewat Single 'KAN', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Dolly Parton dan Kisah di Balik 'I Will Always Love You'
'I Will Always Love You' bercerita tentang perpisahan yang dilakukan dengan penuh kasih.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Dolly Parton dan Kisah di Balik 'I Will Always Love You'
ShowBiz
CORTIS Bicara Obsesi Uang dan Gaya Hidup Produktif Lewat 'MONEYMONEYMONEY'
CORTIS merilis extended album GREENGREEN pada 24 Agustus 2026. Salah satu lagu tambahannya, 'MONEYMONEYMONEY', mengangkat ambisi finansial generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
CORTIS Bicara Obsesi Uang dan Gaya Hidup Produktif Lewat 'MONEYMONEYMONEY'
ShowBiz
Hursa dan Nadhif Basalamah Bicara soal Kesedihan Lewat Lagu 'Bukan Kendalimu'
Hursa dan Nadhif Basalamah berkolaborasi dalam single 'Bukan Kendalimu', rilisan kedua dari EP 'Garis Tegak' milik Lafa Pratomo bersama KithLabo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Hursa dan Nadhif Basalamah Bicara soal Kesedihan Lewat Lagu 'Bukan Kendalimu'
ShowBiz
Adhitia Sofyan Akhirnya Rilis 'Don’t You Dare Touch My Kerupuk', Lagu yang Tersimpan 15 Tahun
Karya ini justru berawal dari persoalan sederhana: kerupuk yang tak kunjung hadir di meja makan.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Adhitia Sofyan Akhirnya Rilis 'Don’t You Dare Touch My Kerupuk', Lagu yang Tersimpan 15 Tahun
ShowBiz
Virzha Ajak Merenungi Takdir lewat 'Sebelum Waktu'
Lewat liriknya, Virzha menggambarkan perjalanan hidup sebagai rangkaian langkah yang terkadang sulit dipahami saat sedang dijalani.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Virzha Ajak Merenungi Takdir lewat 'Sebelum Waktu'
ShowBiz
Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'
Dongker memperkenalkan Dollar, maskot yang merepresentasikan kesedihan dalam album Melankolia Radikal. Artwork album terinspirasi karya Agan Harahap.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'
ShowBiz
Bukan Sekadar Soundtrack, Lagu' Seperti Rahim Ibu' Perkuat Pesan Perlindungan Anak di Film 'Memburu Pemangsa'
Lagu 'Seperti Rahim Ibu' karya Efek Rumah Kaca dan Najwa Shihab menjadi soundtrack film Memburu Pemangsa yang tayang 24 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Bukan Sekadar Soundtrack, Lagu' Seperti Rahim Ibu' Perkuat Pesan Perlindungan Anak di Film 'Memburu Pemangsa'
Bagikan