Film

Film 'Rumah Merah Putih', Tawarkan Kisah Inspiratif Tentang Kehidupan di Wilayah Perbatasan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 18 Juni 2019
Film 'Rumah Merah Putih', Tawarkan Kisah Inspiratif Tentang Kehidupan di Wilayah Perbatasan

Film Rumah Merah Putih hadirkan kisah yang inspiratif (Foto: Mp/Raden yusuf nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sebuah film terbaru persembahan Alinea Pictures yaitu 'Rumah Merah Putih', segera hadir di bioskop tanahh air. Film ini menceritakan kisah kehidupan anak-anak Nusa Tenggara Timur dan kecintaan mereka pada tanah air.

Film yang akan tayang pada 20 Juni 2019 ini, menampilkan anak-anak asli Nusa Tenggara Timur, dua diantaranya yakni Petrick Rumlaklak dan Amori De Pruvicacao.

Dua orang anak dari NTT jadi bintang utama di film Rumah Merah Putih (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Adapun bintang film ternama lainnya seperti Pevita Pearce, Yama Carlos, Shafira Umm, Abdurrahman Arif dan debutan Dicky Tatipikalawan.

Film 'Rumah Merah Putih' yang didukung oleh Bank NTT, sutradarai dan diproduseri oleh Ari Sihasale dan executive produser Nia Zulkarnaen.

Sementara untuk penulisan skenario digarap oleh Jeremias Nyangoen, yang menulis berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Nusa Tenggara Timur.

Untuk syutingnya mengambil lokasi di wilayah Kabupaten Belu dan Timor Tengah Utara, dengan anak-anak kecil yang diperankan oleh anak asli Nusa Tenggara Timur.

Ari Sihasale, Sutdara (kiri) dan Nia Zulkarnaen, executive produser (kanan) (Foto: Mp/Raden yusuf nayamenggala)

Menurut sang sutradara, Ari Sihasale, banyak sekali pesan-pesan positif dan makna yang dapat diambil dari film 'Rumah MerahPutih'.

"Yang ingin kami sampaikan disini ialah rasa cinta pada Indonesia dan cinta pada tanah air ini jangan sampai hilang" ucap Ari Sihasale saat ditemui merahputih.com di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin (17/6).

Dalam hal ini Ari melihat anak-anak diperbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste, dalam keadaan dan kondisi apapun mereka tetap mencintai Indonesia.

Lewat Film Rumah Merah Putih, Ari pun berharap bisa menjadi gerbang untuk anak-anak indonesia agar semakin mencintai tanah air, serta menjadi pemersatu bangsa ditengah keberagaman.

Film ini berkisah tentang Farel Amaral dan Oscar Lopez tinggal di perbatasan NTT - Timor Leste. Kendati hidup dengan kesederhanaan, rasa cinta mereka terhadap tanah air sangatlah dalam.

Kisah berawal dari satu minggu menjelang perayaan 17 Agustus saat empat sekawan Farel dan Oscar beserta Anton dan David, akan mengikuti lomba panjat pinang yang meriah.

Namun bukanya mereka bersatu, tapi malah berdebat hadiah mana yang harus diambil duluan. Alahasil mereka gagal dan kemudian menyalahkan satu sama lain. Masalah semakin rumit saat dua kaleng cat merah putih milik Farel hilang entah kemana.

Lantaran takut dimarahi sang Ayah, Farel, Oscar dan teman-temannya pun berupaya mengumpulkan uang untuk membeli cat pengganti yang hilang. Tapi bukan itu saja masalahnya, mereka pun harus menghadapi bahwa stok cat merah putih telah habis, sementara perayaan 17 agustus semakin dekat.

Perjalanan Farel, Oscar dan teman-temannya untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus lah yang menjadi cerita utama dalam film ini.

Baca juga: Curhatan John Cena yang Bergabung di Film 'Fast and Furious 9'

Rencananya film ini akan menjadi awal 'trilogi perbatasan' yang nantinya juga akan membahas kehidupan perbatasan di Papua dan Kalimantan. Lewat film ini akan diperlihatkan kehidupan di perbatasan yang sekarang sudah jauh lebih baik dibandingkan masa lalu. (ryn)

#Film Indonesia #Film Indonesia Terbaru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
Film horor-komedi Hungry Ghost Festival garapan Imam Darto dibintangi Endy Arfian, Aci Resti, dan Fajar Nugra. Tayang di bioskop 26 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Jika tahun ini Christine Hakim kembali memenangi nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dia resmi mengoleksi total enam piala.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Bagikan