Feeling Lonely, Ada Makna Tersirat di Era Media Sosial
Feeling Lonely. Foto Freepik
MerahPutih.com - Feeling lonely atau merasa kesepian adalah salah satu kondisi emosional yang sering dialami oleh banyak orang, terutama di era digital saat ini.
Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang makna dan penggunaan kata feeling lonely pada masa kini.
Makna Feeling Lonely kekinian
Baca juga:
Laptop Terbaik untuk Pelajar: Simak Rekomendasi, Spesifikasi, dan Harga
Makna dari feeling lonely adalah perasaan kesendirian atau terisolasi secara emosional, di mana seseorang merasa tidak ada hubungan yang mendalam atau kekurangan interaksi sosial yang bermakna.
Kondisi ini dapat timbul dari berbagai faktor seperti kurangnya hubungan sosial yang kuat, perubahan kehidupan yang drastis, atau bahkan karena perasaan tidak dimengerti oleh orang-orang di sekitarnya.
Baca juga:
23 Daftar Laptop 1 Jutaan untuk Anak Kuliahan, Tugas Auto Beres!
Dalam konteks digital dan media sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan kesepian yang muncul akibat perbandingan sosial yang tidak sehat.
Banyak orang merasa lebih kesepian ketika melihat kehidupan yang "sempurna" dari orang lain di media sosial, tanpa menyadari bahwa realitasnya mungkin jauh dari gambaran yang ditampilkan.
Penggunaan kata feeling lonely juga mencerminkan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental dan kebutuhan akan hubungan sosial yang bermakna.
Banyak kampanye dan program kesehatan mental yang mengedukasi tentang pentingnya mengatasi perasaan kesepian, menjaga keseimbangan dalam hidup digital, dan mencari dukungan dari teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental jika diperlukan.
Baca juga:
Lirik Lagu Bermuara Rizky Febian Feat Mahalini Viral: Susun Cerita Masa Depan
Dengan demikian, kata feeling lonely bukan hanya sekadar deskripsi emosional, tetapi juga menjadi titik fokus dalam upaya memahami dan mengatasi tantangan kesehatan mental di era modern.
Kesadaran akan perasaan kesepian dan upaya untuk menciptakan lingkungan sosial yang mendukung menjadi kunci dalam menghadapi kondisi ini secara sehat dan berkelanjutan.
Bagikan
ImanK
Berita Terkait
Buntut Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pramono Kaji Pembatasan Medsos Bagi Siswa
[HOAKS atau FAKTA] : Mark Zuckerberg Sebut, Jika Perang antara AS dan Iran Pecah, Dunia akan Kehilangan Media Sosial Instagram hingga Google
Akun Medsos Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Diperiksa, Polisi Temukan Barang Bukti Penting
Makna di Balik 409 Anak Tangga Pemakaman Imogiri, Jejak Sejarah Sultan Agung dan Mataram Islam
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina Kasih Duit Rp 7 Juta Buat Netizen yang Unggah Citra Baik di Media Sosial
Akun Medsos yang Hina Bahlil Dilaporkan ke Polisi, Direktur P3S: Sangat Tidak Etis
AMPG Laporkan Akun Medsos yang Hina Bahlil, Polda Metro Jaya Sebut Cuma Konsultasi
Lirik Raga Gambarkan Cinta dan Kerinduan Ala Naykilla
RIP Foto! Instagram Ganti Total Tampilan, Reels dan DM Jadi 'Anak Emas'
Pimpinan MPR Dukung Penerapan Kebijakan Satu Orang Satu Akun Media Sosial